Achmad Fauzi-Dewi Khalifah Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Sumenep Periode 2021-2024 -->


Achmad Fauzi-Dewi Khalifah Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Sumenep Periode 2021-2024

Jumat, 26 Februari 2021, 1:02 PM
loading...
Fauzi-Eva
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat melantik Achmad Fauzi dan Nyai Hj. Dewi Khalifah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, Jumat (26/02/2021). (Foto IST/Kominfo Sumenep)


SUMENEP, E-KABARI.com - Bupati dan Wakil Bupati Sumenep terpilih, Achmad Fauzi-Nyai Hj. Dewi Khalifah resmi dilantik Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Jumat (26/02/2021) pagi.


Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep tersebut dilantik Gubernur Jatim bersama Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil Pilkada Serentak Tahun 2020 di Provinsi Jawa Timur, di Gedung Grahadi Surabaya.


Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati atau Walikota dan Wakil Walikota, serta Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota kali ini dilakukan secara terbatas.


Pasalnya, pelantikan berlangsung di tengah pandemi Covid-19, sehingga harus mematuhi protokol kesehatan (Prokes). Namun demikian, pelantikan tetap berjalan lancar dan dilakukan dengan penuh khidmat.


Saat pelantikan berlangsung di Gedung Grahadi Surabaya sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai, para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, tokoh ulama dan masyarakat juga menyaksikan secara live via Youtube Kominfo Sumenep di Pendopo Agung Keraton Sumenep.


Gubernur Khofifah resmi mengambil sumpah dan melantik Achmad Fauzi dan Dewi Khalifah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumenep bersama 5 pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih sekira pukul 10.00 WIB.


Pelantikan tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah jabatan dan pakta integritas oleh para Bupati dan Wakil Bupati terlantik, serta Gubernur Jawa Timur.


Kemudian, Gubernur Khofifah memasang tanda jabatan dan meyematkann tanda pangkat, serta menyerahkan petikan Surat Keputusan kepada Bupati dan Wakil Bupati.


Ketika sambutan, Khofifah menyampaikan bahwa pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota hasil Pilkada Serentak 2020 di Provinsi Jawa Timur sudah mengikuti protokol kesehatan yang ketat.


Karena itu, pelantikan dilakukan tiga sesi. Sesi pertama pelantikan 6 kepala daerah, yakni Trenggalek, Ponorogo, Situbondo, Sumenep, Ngawi, dan Banyuwangi, dilaksanakan pagi hari.


Selanjutnya, sesi kedua untuk 6 daerah pada siang ini, sedangkan sesi ketiga pelantikan 5 daerah dijadwalkan pada sore nanti.


"Yang kita lantik pada hari ini ada 17 kabupaten dan kota, sementara yang dua lagi sesuai dengan masa periodenya akan dilantik pada bulan April dan pada bulan Juni," jelas Gubernur Khofifah, Jumat (26/02/2021).


Ia bersyukur proses Pilkada Serentak di Jawa Timur pada tanggal 9 Desember 2020 kemarin berjalan kondusif, aman, dan damai.


Sebab, pelaksanaan Pilkada Serentak di tengah pandemi Covid-19 ini sempat menimbulkan kekhawatiran akan munculnya klaster baru persebaran virus Corona.


"Alhamdulillah, ini semua berkat kerja kerja keras KPU, Panwas dan seluruh jajarannya ke bawah, dan semua pihak yang terlibat, sehingga Pilkada Serentak di Jawa Timur berjalan dengan lancar," ujar Khofifah.


Selanjutnya, Gubernur Jatim itu juga menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo kepada seluruh kepala daerah, baik Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota, serta Gubernur dan Wakil Gubernur, agar bekerja cepat dan detail.


"Saya menambahkan, cepat tepat dan detail sesuai tagline Jawa Timur, yaitu Cettar (Cepat, Efektif, Tanggap, Transparan, Akuntabel, dan Responsif," tegas Khofifah.


Sebentar lagi para Bupati dan Wakil Bupati akan menyampaikan visi misi dan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ke DPRD masing-masing.


Gubernur Khofifah meminta agar RPJMD itu segera disahkan. Namun harus berseiring dengan RPJMD Provinsi, RPJMN, supaya persambungan program bisa memberikan multiple effect yang lebih signifikan.


"Ini bagian yang penting, karena setelah itu akan di-breakdown dalam RKP dan RKPD," pesan orang nomor satu di Jatim itu.


Terakhir, Gubernur Khofifah memberikan doa dan ucapan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati yang sudah dilantik, agar dalam menjalankan tugasnya Allah memberikan kemudahan untuk memaksimalkan seluruh dedikasi pengabdian yang akan diemban selama 3,5 tahun ke depan.


"Tentu kami berharap sinergitas antara kabupaten dan provinsi akan tetap terbangun dengan baik. Proses yang kita tingkatkan ada sinergi, kolaborasi, ini akan menjadi bagian dari kekuatan kita bahwa di Jawa Timur ini, kabupaten-kabupaten yang baru saja dilantik, kebetulan adalah daerah lumbung pangan di Indonesia," harap Khofifah.


Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengaku bersyukur karena pada hari ini dirinya bersama Nyai Eva telah resmi menjadi Bupati dan Wakil Bupati.


"Alhamdulillah hari ini kami sudah resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumenep. Semoga kami bisa menjadi pemimpin yang amanah," katanya, usai dilantik di Gedung Grahadi, Surabaya, Jumat (26/02/2021) siang. (ADV/RK/Fiq)

TerPopuler