Fauzi-Nyai Eva Unggul 3,3 Persen Versi Quick Count TerUKUR di Pilkada Sumenep 2020 -->


Fauzi-Nyai Eva Unggul 3,3 Persen Versi Quick Count TerUKUR di Pilkada Sumenep 2020

Rabu, 09 Desember 2020, 9:47 PM
loading...
Pilkada Sumenep 2020
Tim Paslon Nomor Urut 1, Fauzi-Nyai Eva, bersama Lembaga survei TerUKUR saat menyampaikan hasil Quick Count Pilkada Sumenep 2020, Rabu (9/12/2020. (Foto IST/E-KABARI)


SUMENEP, E-KABARI.COM - Paslon Achmad Fauzi-Hj. Dewi Khalifah (Fauzi-Nyai Eva) unggul 3,3 persen di Pilkada Sumenep 2020 versi Quick Count lembaga survei TerUKUR.


Dari data yang masuk sebesar 80% hingga pukul 18.20 WIB, Paslon Nomor Urut 1 itu terpantau memperoleh suara 51,69 persen. Sedangkan Paslon Nomor Urut 2, Fattah Jasin-KH Ali Fikri memperoleh 48,31 persen.


“Selisihnya 3,3 persen, dengan margin of error kurang lebih 1 persen,” kata Direktur TerUKUR, Ahmad Hasan Ubaid, di hadapan awak media, Rabu (9/12/2020) malam.


Meski dari data yang masuk nantinya masih punya kemungkinan untuk bergeser ke Paslon Nomor Urut 02, namun Ahmad Hasan Ubaid menyebut itu cukup susah.


“Kalau melihat dari kejumudan data yang sudah masuk, kemungkinan pergeserannya tidak signifikan,” tegas dia.


Karena itu, pihak TerUKUR yakin Paslon Fauzi-Eva akan menang dari Fattah Jasin-KH Ali Fikri versi quick count. Sehingga, hal itu harus selalu dikawal oleh tim pemenangan.


“Kita harus memantau setiap perkembangan tabulasi data yang masuk ke KPU,” Ahmad Hasan Ubaid menegaskan.


“Namun untuk tidak mengurangi rasa hormat kepada penyelenggara, kami tetap akan menunggu pengumuman resmi kemenangan pasangan Fauzi-Nyai Eva oleh KPU,” imbuh Direktur TerUKUR itu.


Sementara itu, Cabup Achmad Fauzi menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim pemenangan yang telah berjuang untuk meraih kemenangan tersebut.


“Saya bersyukur kepada Allah SWT atas kemenangan ini. Semua itu atas kerja keras semua tim dan relawan baik yang berada di kepulauan maupun daratan,” ungkapnya.


Meski begitu, Fauzi meminta kepada seluruh tim untuk menahan diri, dengan terus mengawal perolehan suara yang diraihnya hingga pengumuman KPU nanti.


“Kita harus menunggu hasil real count pengumanan dari KPU nanti, tentunya perolehan suara hari ini harus kita kawal bersama,” tegasnya. (NI/FN/RK/Fiq)

TerPopuler