Peredaran Narkoba di Surabaya Masih Sangat Tinggi -->


Peredaran Narkoba di Surabaya Masih Sangat Tinggi

Sabtu, 25 September 2021, 8:23 PM
loading...
Peredaran Narkoba
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan saat Pemusnahan Barang Bukti dan Konferensi Pers hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2021, Jumat (24/9/2021). (Foto IST/E-KABARI)


SURABAYA, E-KABARI.com - Peredaran Narkoba dan penyalahgunaan obat terlarang di Surabaya saat ini masih terbilang tinggi.


Hal ini disampaikan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan saat Konferensi Pers hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2021, Jumat (24/9/2021).


"Peredaran dan penyalahgunaan obat terlarang di Surabaya hingga saat ini masih terhitung sangat tinggi," ujar Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan.


Terbukti, jajaran Polrestabes Surabaya berhasil meringkus 120 tersangka dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2021 sejak tanggal 1-2 September 2021.


Baca Juga: Hanya 12 Hari, Polrestabes Surabaya Ringkus 120 Tersangka Narkotika


Sebanyak 120 orang yang diamankan dalam kurun waktu 12 hari itu terdiri dari pemakai, pengedar hingga kurir dari bandar Narkotika.


"Total ada 90 kasus yang berhasil diungkap dalam operasi ini. 30 kasus di antaranya memang target operasi (TO), sedangkan 60 kasus lainnya non TO," jelas Yusep.


Dari 120 tersangka, sebanyak 117 orang laki-laki 117 dan 3 orang perempuan.


Adapun total barang bukti hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru tersebut berupa Sabu 652,94 gram, Ganja 45,9 gram, Ektasi 10,5 butir, Pil LL 50.438 butir.


Sementara total jumlah barang bukti yang dimusnahkan sebanyak 39 kilo 373,75 gram Sabu, 2 kilo 479,73 gram Ganja, 400 butir Happy Five, dan 39.000 butir Pil Koplo LL.


Pemusnahan barang bukti tersebut dilaksanakan di halaman Mapolrestabes Surabaya, Jumat (24/9/2021) kemarin.


"120 penyalahguna saat ini dalam proses penyidikan Satnarkoba Polrestabes Surabaya," imbuh Kombes Pol Yusep.


Mengingat peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di Surabaya hingga saat ini masih terhitung sangat tinngi, pihaknya mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyalahgunaan obat terlarang tersebut untuk menyelamatkan bangsa.


Dalam waktu dekat, Polrestabes Surabaya juga akan menentukan titik titik Zero Narkoba dalam suatu Kelurahan ataupun RW sebagai respon cepat atas rencana Kapolda Jatim untuk menghidupkan fungsi Direktorat Narkoba dan jajarannya di setiap wilayah.


"Mohon dukungan daripada semua pihak agar program Zero Narkoba dapat berjalan dengan baik dan dapat menyelamatkan anak-anak dari ancaman penyalahgunaan Narkoba," tandas Kombes Pol Yusep.


Sementara Walikota Surabaya, Eri Chayadi yang hadir dalam gelar pemusnahan itu mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Kapolrestabes Surabaya bersama jajaran atas keberhasilannya yang telah berusaha keras menumpas peredaran narkotika di wilayah Kota Surabaya.


“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Kapolrestabes Surabaya bersama jajarannya dan juga kepada BBN daerah yang telah berusaha keras untuk melindungi warga Kota Surabaya dari pengaruh Narkoba,” ujar Walikota Eri Chayadi. (Rls/Fiq)

TerPopuler