Guru Ngaji Penerima Bantuan di Sumenep Akan Dapat BPJS Ketenagakerjaan -->

Guru Ngaji Penerima Bantuan di Sumenep Akan Dapat BPJS Ketenagakerjaan

Selasa, 21 Mei 2024, 6:14 PM
loading...
Guru Ngaji Penerima Bantuan di Sumenep Akan Dapat BPJS Ketenagakerjaan
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo didampingi Wakil Bupati Sumenep Nyai Hj. Dewi Khalifah menyerahkan bantuan untuk guru ngaji di Kabupaten Sumenep, Jumat (25/6/2021) silam. (Istimewa)


SUMENEP, E-KABARI.com - Guru ngaji penerima bantuan kesejahteraan di Kabupaten Sumenep akan mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan.


Pemerintah Kabupaten Sumenep berencana mendaftarkan BPJS Ketenagakerjaan bagi guru ngaji yang ter-cover di database kabupaten.


Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setda Kabupaten Sumenep Kamiluddin mengungkapkan, hal itu bertujuan supaya guru ngaji memiliki dua program, yakni jaminan keselamatan kerja dan jaminan kematian.


"Tahun ini kami sudah mulai melakukan kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan," ungkap Kamiluddin, Selasa, 21 Mei 2024.


Pemkab Sumenep sudah melakukan koordinasi  dengan BPJS Ketenagakerjaan. Hasilnya sudah ada kesepakatan jumlah uang iuran tiap bulan.


Kamiluddin menjelaskan, bagi penerima kesejahteraan guru ngaji tahun ini iuran setiap bulan akan langsung dipotong dari bantuan. Sedangkan pada tahun berikutnya, guru ngaji bersangkutan bisa meneruskan sendiri.


"Murah kok hanya 6 ribu sekian, tidak sampai 7 ribu rupiah tiap bulan," jelas Kamil.


Untuk tahun 2024, Pemkab Sumenep menganggarkan Rp 2,4 miliar untuk menjamin kesejahteraan sebanyak 2000 guru ngaji.


Setiap guru ngaji yang sudah terdaftar di database guru ngaji Kabupaten Sumenep akan menerima bantuan sebesar Rp 1,2 juta.


"Bantuan ini merupakan wujud dari Bismillah Melayani. Artinya, ini merupakan bentuk kepedulian Bapak Bupati Fauzi kepada guru ngaji yang telah dengan ikhlas dan sukarela meluangkan waktunya untuk mendidik anak-anak untuk bisa ngaji," ungkap Kamil.


Memang, nilai bantuan kesejahteraan tersebut jauh banding dari apa yang telah diberikan para guru ngaji pada santri-santrinya. Namun, Pemkab Sumenep berharap itu menjadi stimulus semangat mengajar bagi para guru ngaji.


"Ini wujud perhatian dari pemerintah, harapan kami semoga dengan adanya bantuan ini guru ngaji semakin ikhlas untuk mengajari para santri-santrinya," harap Kamil. (*/Rfq)

TerPopuler