Keluarga Korban Bayi Meninggal Minta Copot Kapus Batang-Batang dan Bidan Windu, Bupati Sumenep Janji Diproses -->

Keluarga Korban Bayi Meninggal Minta Copot Kapus Batang-Batang dan Bidan Windu, Bupati Sumenep Janji Diproses

Jumat, 08 Desember 2023, 8:02 PM
loading...
Keluarga Korban Bayi Meninggal Minta Copot Kapus Batang-Batang dan Bidan Windu, Bupati Sumenep Janji Diproses
Anwar, keluarga korban bayi meninggal diduga akibat malapraktik di Puskesmas Batang-Batang meminta Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mencopot Kapus Batang-Batang dan Bidan Windu. (Foto Rez/E-KABARI)


SUMENEP, E-KABARI.com - Akhirnya Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menemui massa Gerakan Pemuda Timur Daya (Garda Raya) yang melakukan aksi di Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui video call (VC), Jumat, 8 Desember 2023 sore.


Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep itu menemui massa secara virtual setelah didesak mengambil sikap atas tuntutan massa meskipun melalui VC.


"Harapan saya copot Kapus Batang-Batang dan bidan Windu," kata Anwar ketika tersambung secara virtual dengan Bupati Fauzi Wongsojudo.


Merespon tuntutan keluarga korban bayi meninggal diduga akibat malapraktik di Puskesmas Batang-Batang itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan, ada mekanisme terkait pencopotan.


"Terkait dengan apa yang diharapkan bapak dan seluruh warga nanti setelah saya datang itu ada mekanismenya, bukan langsung main hilangkan (pecat, red), nanti kita akan ajukan, bukan langsung apa kata bupati," ujar Fauzi.


Bupati Sumenep itu menegaskan akan memproses tuntutan masyarakat dan pemuda yang tergabung dalam Garda Raya setelah dirinya tiba di Kota Keris. Sebab, saat ini posisinya sedang berada dalam tugas di luar kota.


Bupati mengaku tidak bisa begitu saja mengambil keputusan untuk mencopot Kepala Puskesmas Batang-Batang dr. Fatimatul Insyoniah maupun bidan Windu tanpa melalui mekanisme.


"Nanti saya akan suratan, ini mekanismenya, kalau saya langsung menggeser-geser dan sebagainya, ya nanti saya yang salah," ungkapnya.


Bupati Fauzi Wongsojudo memastikan, apa yang diinginkan keluarga korban dan masyarakat nanti akan diproses setelah tiba di Sumenep. Ia pun mengaku paham terhadap apa yang menjadi tuntutan massa Garda Raya.


"Mungkin saya besok sudah sampai (di Sumenep, red), nanti saya akan rapatkan dengan Kepala Dinas Kesehatan dan semuanya, ya...intinya pokoknya kita sudah dengarkan, kan kita ngerti juga, kita faham sudah," tegas Bupati Fauzi.


Mendengar janji itu, Koordinator Aksi Garda Raya Abd. Halim memberikan ultimatum kepada Bupati Sumenep. Pihaknya akan menunggu Bupati Fauzi Wongsojudo melaksanakan janjinya dalam 5 hari.


"Oke, kami akan tunggu 5 x 24 jam," tegas Halim.


Bupati Fauzi pun kembali menyatakan paham atas tuntutan massa Garda Raya. Ia juga berjanji akan segera memberikan kabar.


"Ya paham, paham, paham...sudah paham, nanti kita kabarkan setelah kita besok datang ya... Udah gak usah rame-rame, kita paham sudah ya... Akan saya proses dulu mekanismenya," pungkas Bupati Sumenep. (Rez/Rfq)

TerPopuler