Beredar Video Curhatan Polisi di Tana Toraja Ngaku Dimutasi Gara-gara Bongkar Kasus Korupsi -->

Beredar Video Curhatan Polisi di Tana Toraja Ngaku Dimutasi Gara-gara Bongkar Kasus Korupsi

Jumat, 02 Desember 2022, 12:51 PM
loading...
Viral Video Curhatan Polisi di Tana Toraja Ngaku Dimutasi Gara-gara Bongkar Kasus Korupsi
Tangkap layar video Polisi di Tana Toraja Ngaku Dimutasi Gara-gara Bongkar Kasus Korupsi. (Sc Instagram @terangmedia)


E-KABARI.com - Sebuah video seorang anggota polisi di Tana Toraja, Sulawesi Selatan ngaku dimutasi gara-gara bongkar kasus korupsi beredar di media sosial.

Video viral yang bikin geger jagat maya tersebut diunggah oleh akun Instagram @terangmedia, Jumat, 2 Desember 2022.

"Polisi di Tana Toraja Ngaku Dimutasi Gegara Bongkar Kasus Korupsi," tulis @terangmedia pada caption video unggahannya, dikutip E-KABARI.com, Jumat, 2 Desember 2022.

Dari video berdurasi 2 menit 51 detik yang dilihat E-KABARI.com, anggota polisi itu diketahui bernama Aksan. Saat ini ia menjadi anggota Satbinmas Polres Tana Toraja.


Dalam curhatannya, Aipda Aksan mengaku telah dimutasi setelah membongkar sebuah kasus korupsi di Polres Palopo. Aksan juga menyinggung dugaan mafia di tubuh Polri.


"Yang terhormat Bapak Kapolri (Listyo Sigit Prabowo, red), ijin jenderal, saya Aksan NRP 81******, anggota Sat Bimas Polres Tana Toraja, menyampaikan kepada bapak bahwa tolong institusi Polri dibersihkan dari mafia-mafia yang masih bersarang di tubuh Polri," kata Aksan dalam video tersebut.


Bhabinkamtibmas Polsek Bonggakaradeng itu menyebut kondisi institusi Polri semakin tidak karuan karena memang tidak beres dari awal. Yaitu sejak proses rekrutmen.


"Polri sekarang semakin tidak karuan, karena dari awal memang sudah tidak bagus. Rekrutmennya tidak bagus," katanya.


Aksan pun membeber alasannya menyebut kondisi institusi Polri saat ini tidak karuan.


Yang pertama, masuk polisi harus bayar. Kedua, mau pindah harus bayar. Yang ketiga mau jadi perwira harus bayar.


"Jadi bagaimana ke depannya Polri kalau semua harus bayar," ujar Aksan.


Kemudian, lanjut dia, rata-rata pimpinan di bawah bukan mengajari ke jalan yang bagus. Yang terjadi justru sebaliknya, mengajari jajarannya ke jalan yang tidak benar.


"Contohnya, mereka memangkas DIPA, mereka memangkas uang BBM, uang makan dan lain sebagainya," beber Aksan.


Terakhir, Aksan menyampaikan pengalamannya menjadi korban mafia yang bersarang di tubuh institusi Polri. Ia dimutasi gegara membongkar kasus korupsi.


"Yang terhormat Bapak Kapolri, seperti yang saya alami, saya dimutasi dari Polres Palopo ke Tana Toraja karena saya membongkar perbuatan Kapolres AKBP Alfian Nurnas, yaitu korupsi kendaraan dinas Polres Palopo, BBM dan lain-lainya," tutur Aksan.


"Untuk menutupi bahwa saya dimutasi ke Tana Toraja, katanya saya mempreteli motor dinas," pungkas Aksan. (*)


Penulis: Ndry_Sya
Sumber: Instagram @terangmedia
Editor: King93

TerPopuler