Dinsos P3A Sumenep Lakukan Verval DTKS -->

Dinsos P3A Sumenep Lakukan Verval DTKS

Sabtu, 23 Juli 2022, 10:18 AM
loading...
Dinsos P3A Sumenep Lakukan Verval DTKS
Kepala Dinsos P3A Kabupaten Sumenep, Drs. Achmad Dzulkarnain, MH. (Foto Rafiqi/E-KABARI)


SUMENEP, E-KABARI.com - Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep sedang melakukan pembenahan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).


Dinsos P3A Sumenep membenahi DTKS tersebut dengan melakukan verifikasi dan validasi (verval) terhadap 273 ribu lebih keluarga atau KK miskin yang masuk DTKS.


Pasalnya, DTKS yang selama ini dipakai sebagai dasar angka kemiskinan maupun penyaluran bantuan sosial (bansos) adalah data lama yang komposisi kesejahteraan sosialnya jelas sudah berubah.


Kepala Dinsos P3A Sumenep Achmad Dzulkarnain menjelaskan, verval DTKS merupakan upaya memperharui big data keluarga miskin di Sumenep.


Tujuannya untuk memastikan jumlah angka kemiskinan di Sumenep sesuai fakta yang berkembang di lapangan.


"Kalau ini kita perbaiki, saya yakin angka kemiskinan kita akan menurun. Karena pada kenyataannya daerah-daerah kepulauan itu kan makan ikan, makan daging, tapi kan tetap (masuk kategori miskin, red)," kata Achmad Dzulkarnain, Jumat, 22 Maret 2022.


Selain untuk mendapatkan jumlah angka kemiskinan Sumenep yang pasti, verval DTKS juga bertujuan memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran.


Banyaknya penerima bansos yang meninggal beberapa tahun silam, PNS/ASN, TNI/Polri dan orang yang nyata-nyata mampu secara sosial ekonomi, menjadi alasan Dinsos P3A Sumenep harus melakukan perbaikan DTKS.


"Maka dari itu, kami di Dinsos ini lagi memverval DTKS. Ada sekitar 273 ribu lebih KK yang harus kita verval," kata Zul, panggilan akrab Kepala Dinsos P3A Sumenep.


Pihaknya melakukan verval DTKS sejak bulan Juni 2022 lalu dengan dibantu 237 tenaga pendamping PKH se-Kabupaten Sumenep. Sesuai target, verval DTKS itu harus selesai akhir bulan Agustus mendatang.


"Alhamdulillah nanti di akhir tahun kita akan punya big data Kabupaten Sumenep yang clean dan clear. Ini masih bergerak terus teman-teman," jelas Zul. (Rfq)

TerPopuler