Ketua Basmalah Surabaya Kunjungi Nenek Sideh yang Tinggal di Rumah Kumuh di Pamekasan -->

Ketua Basmalah Surabaya Kunjungi Nenek Sideh yang Tinggal di Rumah Kumuh di Pamekasan

Rabu, 20 Januari 2021, 7:43 AM
loading...

Barisan Mahasantri Loyalis Khofifah
Ketua Basmalah Surabaya, Kholili bersama tim saat memberikan bantuan kepada Nenek Sideh (80) yang diwakili oleh salah satu anaknya, Selasa (19/01/2021). (Foto Ir/E-KABARI)

PAMEKASAN, E-KABARI.com - Ketua Barisan Mahasantri Loyalis Khofifah (Basmalah) Surabaya, Kholili mengunjungi nenek Sideh (80), yang tinggal di rumah kumuh di Pamekasan, Selasa (19/01/2021) kemarin.


Ketua Basmalah itu langsung turun tangan menanggapi surat terbuka untuk Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Facebook tentang kondisi Nenek Sideh.


Kedatangan Kholili bersama tim tak lain guna melihat mondisi warga Dusun Beltok, Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, yang tinggal di rumah kumuh dengan dua anaknya yang mengalami gangguan kejiwaan, sekaligus memberikan bantuan.


Kholili bersama tim datang dari Surabaya ke Pamekasan karena merasa terpanggil setelah membaca surat terbuka yang diunggah di Facebook oleh salah satu warga yang tinggal di sekitar rumah Nenek Sideh.


"Saya datang membantu Nenek Sideh dan anaknya, gimana kiranya saya bisa bermanfaat buat sesama," katanya, Selasa (19/01/2021) kemarin.


Bantuan tersebut, lanjut Kholili, juga merupakan bentuk kepedulian Gubernur Khofifah terhadap semua warga miskin dan sebatang kara seperti nenek Sideh.


Kholili berencana, jika kedua anak Nenek Sideh punya gangguan psikologis, dirinya ingin menginisiasi untuk dibawa ke Rumah Sakit Menur, yang memang ahli menangani pasien dengan gangguan kejiwaan.


"Sehingga, nantinya bisa diterapi oleh psikiater yang sudah luar biasa berpengalaman," jelasnya.


Baca Juga: Lansia Ini Tinggal di Rumah Kumuh, FRPB Pamekasan Datang Membantu


Di samping itu, Kholili meminta kepada Kepala Desa dan perangkat desa setempat untuk melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Dinas Sosial guna membantu Nenek Sideh.


Ia menginginkan supaya Nenek Sideh mendapat bantuan RTLH, agar rumahnya yang kumuh mendap RTLH bisa direhab, sehingga nenek Sideh dan anak-anaknya bisa tidur dengan nyaman dan bersih.


"Saya berharap selanjutnya gimana Pemerintah Kabupaten dalam hal ini Dinsos, untuk segera melakukan tindakan resasif dengan keluarga," tutur Kholili.


Ketua Basmalah Surabaya itu juga mendesak Dinsos Pamekasan agar segera mendirikan pembangunan untuk rumah singgah, supaya bisa mengakomodir para pengamen, anak jalanan dan orang-orang sebatang kara.



Jika ketuk palu anggaran tahun 2021 sudah selesai, bagaimana caranya supaya hal itu bisa diusahakan masuk dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) atau diprogramkan pada RAPBD tahun depan.


"Bupatinya juga harus punya kepedulian yang tinggi dalam hal itu," tegas Kholili.


Sementara itu, ucapan terima kasih disampaikan oleh Suhri, cucu Nenek Sideh, kepada Ketua Basmalah Surabaya.


"Terima kasih atas bantuannya, terkait rencana ke Rumah Sakit Menur, nanti saya bicarakan dengan keluarga," ucap Suhri. (Ir/Fiq)

TerPopuler