Lansia Ini Tinggal di Rumah Kumuh, FRPB Pamekasan Datang Membantu -->


Lansia Ini Tinggal di Rumah Kumuh, FRPB Pamekasan Datang Membantu

Minggu, 06 September 2020, 6:28 PM
loading...
Lansia Ini Tinggal di Rumah Kumuh, FRPB Pamekasan Datang Membantu
Koordinator FRPB Pamekasan, Budi Cahyono didampingi Babinsa Sertu H. Misli dan anggota BPD Larangan Badung, Subairi saat memberikan bantuan sembako kepada Nenek Sideh yang diwakili oleh salah satu anaknya. (Foto Ir/E-KABARI)

PAMEKASAN, E-KABARI.COM - Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Pamekasan memberikan bantuan berupa sembako kepada lansia yang tinggal di rumah kumuh, Sabtu (05/09/2020) siang.

Lansia tersebut adalah Sideh (78), warga Dusun Beltok, Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Nenek Sideh sebenarnya tidak hidup sebatang kara. Ia mempunyai anak, namun kondisi ekonomi mereka juga pas-pasan, sehingga sangat layak untuk dibantu.

Koordinator FRPB Pamekasan, Budi Cahyono didampingi Babinsa dan perwakilan dari Pemdes Larangan Badung berkunjung dan memberi bantuan berupa sembako pada Nenek Sideh, setelah mendapat informasi dari salah satu warga sekitar.

"Semoga bantuan ini bisa meringankan kebutuhan makan untuk Nenek Sideh ini," ucap Budi, Sabtu (5/09/2020).

Setelah melihat langsung kondisi rumah yang ditempati Nenek Sideh, Budi berjanji akan berusaha membantu memperbaiki rumah lansia itu dengan mencarikan bantuan melalui Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan maupun instansi pemerintah lainnya.

"Nanti saya akan coba koordinasi dengan Dinsos," tutur pria yang akrab disapa Pak Songot tersebut kepada jurnalis E-KABARI.COM usai memberikan bantuan.

Lansia Ini Tinggal di Rumah Kumuh, FRPB Pamekasan Datang Membantu
Kondisi rumah Nenek Sideh (78) di Dusun Beltok, Desa Larangan Badung, Kecamatan Pademawu, Pamekasan. (Foro Ir/E-KABARI)

Sementara itu, Anggota BPD Desa Larangan Badung, Subairi mengucapkan banyak terima kasih kepada FRPB yang telah membantu salah satu warganya yang tidak mampu.

Sebelumnya, dari pihak desa sendiri sudah mengajukan bantuan ke Pemerintah untuk Nenek Sideh. Namun, hingga saat ini lansia itu masih belum mendapatkannya.

Meski begitu, Subairi tetap berpikir positif bahwa barangkali dari saking banyaknya warga Pamekasan yang mengajukan bantuan, sehingga harus antre.

"Kami dari pihak desa berharap, jika memungkinkan ada bantuan segera untuk merenovasi tempat tinggal Nenek Sideh, mengingat rumahnya yang sangat tidak layak untuk ditempati," harap Subairi.

Menanggapi harapan BPD Larangan Badung, Budi menyatakan komitmennya untuk membantu supaya Nenek Sideh mendapatkan bantuan agar rumahnya yang tidak layak huni itu bisa segera direnovasi.

"FRPB selalu siap membantu program-program pemerintah, salah satunya dengan menyampaikan aspirasi atau kondisi rakyat di bawah supaya teratasi," tegas Budi. (Ir/Fiq)

TerPopuler