Kedua Kaki Membengkak, Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan Dermawan -->


Kedua Kaki Membengkak, Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan Dermawan

Minggu, 20 Desember 2020, 2:15 PM
loading...
Anita Purnama Sari
Ani Purnama Sari (25), warga Pamekasan yang kedua kakinya membengkak. (Foto Ir/E-KABARI)


PAMEKASAN, E-KABARI.COM - Kondisi Anita Purnama Sari (25) warga Dusun Selatan, Desa Buddih, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, sungguh memprihatinkan.


Kehidupan perempuan yang sudah 2 tahun menjanda itu tidak seperti dulu lagi. Kini Ani, akrab dipanggil, terbaring lemas di kamarnya.


Sebelumnya, Ani adalah yatim piatu. Saat ini dia hidup berdua dengan tantenya, Hati (50), yang juga seorang janda. Sehari-hari Ani bekerja sebagai pembantu rumah tangga.


Namun, sudah 3 minggu ini Ani tidak masuk kerja. Ia hanya masuk tiga hari di bulan November kemarin, setelah diterima di sebuah pabrik rokok lokal di Pamekasan.


Sebabnya, kedua kaki Ani tiba-tiba terasa nyeri juga panas. Kemudian akhirnya membengkak hingga membuat Ani kesulitan untuk berjalan apalagi beraktivitas.


"Rasanya itu sangat sakit dan panas," kata Ani pada wartawan E-KABARI.COM saat ditemui di rumahnya, Ahad (20/12/2020) pagi.


Meski kondisinya demikian, menurut Hati, Ani tidak mau dibawa ke Puskesmas maupun rumah sakit untuk diperiksa. Sebab Ani takut diinfus, selain karena keterbatasan biaya.


"Saya orang tidak mampu, mungkin Ani kasihan sama saya takut tidak punya uang untuk berobat," ujar tante Ani itu.


"Jika saja ada yang membantu terkait biaya berobat, pasti Ani mau dibawa ke Puskesmas," tambah Hati.


Selain termasuk warga kurang mampu, ternyata Ani juga tidak tahu dirinya punya BPJS gratis atau tidak. Sebab, keluarga besarnya sudah meninggal semua.


Sedangkan tantenya juga sudah setengah baya dan tidak paham soal administrasi, sehingga tidak tahu mengenai hal tersebut.


Alhasil, penyakit warga Desa Buddih, Kecamatan Pademawu, Pamekasan itu hingga kini belum diketahui.


"Kalau KTP sama KK Ani punya," jelas Hati. (Ir/Fiq)

TerPopuler