Bupati Busyro Berharap INKADHA Mengispirasi Kampus Lain di Sumenep -->


Bupati Busyro Berharap INKADHA Mengispirasi Kampus Lain di Sumenep

Jumat, 08 Mei 2020, 3:18 PM
loading...
Bupati Busyro Berharap INKADHA Mengispirasi Kampus Lain di Sumenep
Dari Kiri: Ketua Yayasan Kariman, H. Sami'oeddin, S.Pd, Bupati Sumenep, KH A. Busyro Karim, dan Plt Rektor INKADHA Sumenep, Ach. Syaiful A'la saat video conference penyerahan SK di Ruang VIP Rumdis Bupati, Jumat (8/05/2020). (Foto for E-KABARI)

SUMENEP, E-KABARI.COM - Keberhasilan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyyah (STIT) Al Karimiyyah Beraji, Gapura, Sumenep menjadi Institut Kariman Wirayudha (INKADHA) tentu bukan perkara mudah. Karena itu, alih bentuk kampus di bawah Yayasan Kariman tersebut diharapkan dapat menginspirasi kampus lainnya di Sumenep.

Mula-mula inisiatif STIT Al Karimiyyah berubah menjadi Institut berawal pasca akreditasi program studi (prodi) akhir tahun 2017 lalu. Mimpi itu makin menguat setelah tim asesor dari BAN-PT yang terdiri dari Dr. H. A. Lutfi Hamidi, M. Ag, Nazia Anastasia, SH. M. Kn, dan Aris Irawan, SE, melakukan visitasi di Kampus PATOT pada tanggal 16 Desember 2019 lalu.

Menyambut keberhasilan menjadi Institut, Pelaksana Tugas (Plt) Rektor INKADHA Sumenep, Ach. Syaiful A'la mengatakan, telah melaksanakan rapat kerja (raker) untuk penataan kampus pasca penyerahan Surat Keputusan alih bentuk hari ini.


Adapun hasil dari raker tersebut di antaranya akan melakukan penataan Sumber Daya Manusia (SDM), pengembangan mutu, penggalian data, penelitian berbasis prodi serta penelitian berbasis mata kuliah. Hal itu dilakukan mengingat visi misi INKADHA adalah menjadi kampus berbasis riset.

"Kita sudah merancang program lima tahun ke depan, termasuk pengembangan mutu di raker kemarin," kata Syaiful, Jumat (8/05/2020) siang.

Saat video conference dengan Direktur PTKI Kemenag RI serta Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama Dit. PTKI di Ruang VIP Rumah Dinas Bupati Sumenep, INKADHA hanya diminta satu hal. Yaitu tetap menjaga mutu dan atmosfer akademik.

"Selain ucapan selamat, Direktur PTKI berpesan bagaimana kita tetap menjaga mutu dan atmosfer akademik, itu yang diinginkan," ungkap Syaiful.

Sementara itu, Bupati Sumenep, KH A.  Busyro Karim selaku pengasuh mengapresiasi terhadap jerih payah pihak akademik hingga berhasil mengantar STIT Al Karimiyyah menjadi INKADHA.

Menurut Bupati, capaian itu membutuhkan perjuangan panjang yang disertai dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, manajemen yang bagus dan tekad yang kuat. Sehingga, ia berharap keberhasilan itu bisa menumbuhkan semangat kampus lain.

"Saya kira ini harus menginspirasi semua lembaga yang ada di Sumenep. Di Sumenep ada banyak sekali perguruan tinggi dan itu lebih lama daripada Institut Kariman Wirayudha," tuturnya. (Helmy/Fiq/*)

TerPopuler