Terkendala Biaya Berobat, Penyakit Tumor Butakan Mata Kiri Aminah -->


Terkendala Biaya Berobat, Penyakit Tumor Butakan Mata Kiri Aminah

Jumat, 10 April 2020, 5:11 PM
loading...
Terkendala Biaya Berobat, Penyakit Tumor Butakan Mata Kiri Aminah
Aminah bersama suami dan tiga anaknya saat ditemui E-KABARI.COM di rumahnya, Jumat (10/04/2020). (Foto Ir/E-KABARI)

PAMEKASAN, E-KABARI.COM - Nasib orang siapa yang tahu. Saat dalam kondisi mendesak sekalipun, belum tentu keberuntungan akan memihak pada kita.

Begitulah kiranya yang dirasakan Aminah (38). Warga Dusun Lonsambih, Desa Larangan Slampar, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan tersebut menderita Tumor tanpa kemampuan berobat yang memadai.

Munawar (42) suami Aminah yang hanya sebagai buruh tani tentu saja tidak sanggup membiayai pengobatan sang istri. Sehingga, Aminah hanya bisa pasrah dan berharap ada yang sedia membantunya supaya bisa berangkat berobat ke Surabaya.

Saat ini Aminah harus dirujuk ke Rumah Sakit dr. Soetomo untuk menjalani pengobatan seperti disarankan oleh RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan. Sebab, penyakit tumor yang ada di kepalanya telah membuat mata sebelah kiri Aminah menjadi buta.

"Kartu BPJS gratis saya sudah punya, akan tetapi biaya wira-wirinya ini dapat dari mana. Saya tidak tahu lagi harus bagaimana, Mbak. Saya orang tidak mampu, dari mana saya dapat uang untuk berobat," ucapnya diiringi derai air mata, Jumat (10/04/2020).

Kepada E-KABARI.COM, Aminah bercerita tentang mula penyakitnya. Sejak 1 tahun lalu, ia sudah mulai sering sakit-sakitan dan pusing, tapi tidak menyangka gejala yang timbul itu adalah penyakit tumor.

"Meski ini dibilang tumor jinak, tapi tetap penyakit ini membuat saya menjadi buta dan banyak pikiran. Belum lagi suami saya juga mengalami sakit lambung," tuturnya masih dengan mata sembab.

Saat ini, Aminah hanya ingin sembuh dari tumor yang dideritanya. Ia mau berobat, namun kebingungan mendapatkan biaya dari mana, mengingat kondisi ekonomi keluarga tidak memungkinkan.

"Saya hanya bisa berharap, semoga ada yang peduli dengan keadaan saya ini dan bisa membantu," ujar ibu tiga anak itu sambil mengusap air matanya. (Ir/Fiq)

TerPopuler