Soal Jalan Desa Giring Rusak Tak Bisa Gunakan DD-ADD, Kepala DPMD: Sumber Dananya Harus Menyesuaikan -->

Soal Jalan Desa Giring Rusak Tak Bisa Gunakan DD-ADD, Kepala DPMD: Sumber Dananya Harus Menyesuaikan

Senin, 30 Desember 2019, 9:19 PM
loading...
Soal Jalan Desa Giring Rusak Tak Bisa Gunakan DD-ADD, Kepala DPMD: Sumber Dananya Harus Menyesuaikan
Kepala DPMD Sumenep, Moh. Ramli, S.Sos, M.Si. (Foto RK/E-KABARI)

SUMENEP, E-KABARI.COM - Soal akses jalan Desa Giring, Kecamatan Manding yang dibiarkan rusak oleh Pemerintah Desa setempat dengan dalih tak bisa gunakan DD-ADD, akhirnya mendapat tanggapan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep.

Kepala DPMD Sumenep, Madura, Jawa Timur, Moh. Ramli mengatakan, adanya DD-ADD seharusnya digunakan pada hal-hal yang prioritas. Dalam hal ini yaitu sarana dan prasarana desa yang kondisinya rusak atau tidak layak dan semacamnya.

"Kalau itu menjadi prioritas harusnya masuk dalam program kegiatan yang diprioritaskan," kata Ramli, saat dikonfirmasi melalui sambungan selularnya, Senin (30/12/2019).

Sementara jika DD-ADD telah digunakan, mantan Kabag Pemdes Setkab Sumenep  menegaskan, setidaknya harus menggunakan jalan alternatif dengan cara melakukan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk mendapatkan solusi.

"Sumber dananya harus menyesuaikan, artinya tidak hanya ke DD-ADD Kabupaten saja. Untuk mengetahui itu harus ke sumber dana yang mana, desa sendiri yang pasti tahu kondisi real-nya," terang Ramli.

Mantan Kepala Dinas Sosial Sumenep itu mengaku kurang paham objek yang dimaksud, termasuk bagaimana pihak Pemerintah Desa Giring memprioritaskan sumber dananya. Meskipun akses jalan tersebut dikatakan warga belum tersentuh kucuran dari DD-ADD sejak beberapa tahun terakhir.

"Harusnya Kades itu melihat rencana. Kalau memang tidak masuk di perencanaan desa, harus disusuli secara formal seperti proposal. Kata kuncinya ada di desa itu. Tinggal merumuskan saja ke Musrenbang ke Kecamatan," tegas Ramli.

Terpisah, Camat Manding, Nasah Bandy mengaku telah mendengar pemberitaan mengenai akses jalan rusak di sejumlah titik Desa Giring yang telah tersebar beberapa pekan terakhir.

"Saya sudah tahu pemberitaannya, seharusnya cepat dicarikan solusi, agar masyarakat tidak kecewa," katanya singkat, saat ditemui usai menghadiri Pelantikan Kades Terpilih di Pendopo Agung Keraton Sumenep.

Diberitakan sebelumya, Pemerintah Desa (Pemdes) Giring, Kecamatan Manding, Sumenep membantah jika disebut membiarkan akses jalan desa rusak sebagaimana dikeluhkan salah seorang warganya.

Kepala Desa Giring, Arkan, melalui Asrul Udi alias Uuk selaku Kaur Pembangunan Desa mengatakan, pihaknya bukan tidak berupaya untuk mengatasi jalan rusak tersebut. Hanya saja, desa belum memiliki dana untuk melakukan perbaikan.

"Karena untuk menggunakan DD dan ADD itu minimal 30 persen. Sedangkan jalan yang rusak itu hanya 10 persen saja, jadi tidak bisa menggunakan DD dan ADD," ungkapnya, Rabu (18/12/2019) lalu.

Sebagai upaya lain, Uuk berharap ada bantuan untuk memperbaiki jalan rusak yang dikeluhkan warganya. Tapi lucunya, ia malah minta bantuan pada awak media untuk mencarikan dermawan agar bisa memberikan dana guna memperbaiki jalan di desanya itu.

"Kalau kawan-kawan media ini ada jaringan untuk perbaikan jalan, ya saya minta bantuannya lah," harap Uuk. (RK/Fiq)

TerPopuler