Pasutri di Guluk-Guluk Sumenep Tinggal di Gubuk, Pernah Dijanjikan Renovasi hingga Rumahnya Ambruk Dua Tahun Silam -->

Pasutri di Guluk-Guluk Sumenep Tinggal di Gubuk, Pernah Dijanjikan Renovasi hingga Rumahnya Ambruk Dua Tahun Silam

Sabtu, 18 Mei 2024, 12:55 PM
loading...
Pasutri di Guluk-Guluk Sumenep Tinggal di Gubuk, Pernah Dijanjikan Renovasi hingga Rumahnya Ambruk Dua Tahun Silam
Pasutri di Guluk-Guluk Sumenep Tinggal di Gubuk, Pernah Dijanjikan Renovasi hingga Rumahnya Ambruk Dua Tahun Silam. (Foto for E-KABARI)


SUMENEP, E-KABARI.com - Sulaiha dan Fauzan, pasangan suami istri (Pasutri) di Desa Guluk-Guluk, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep terpaksa harus tinggal di gubuk bambu sederhana yang tak layak huni.


Pasalnya, rumah mereka sebelumnya yang berlokasi di Dusun Brekas Daja RT 003 RW 007 ambruk akibat hujan lebat yang mengguyur daerah tersebut dua tahun silam.


Pasca kejadian itu, Sulaiha dan Fauzan hanya bisa pasrah. Mereka tak punya biaya yang cukup untuk membangun kembali rumah yang sudah hancur sebagai tempat tinggal yang layak huni.


Alhasil, Sulaiha dan Fauzan terpaksa tinggal di gubuk bambu sederhana di samping bekas rumah mereka yang rata dengan tanah.


"Saat hujan lebat, terkadang saya tidur di dapur yang menyatu dengan kandang ternak, karena saya takut gubuk yang saya tempati roboh kembali," tutur Sulaiha, Jumat, 17 Mei 2024.


Ternyata, kondisi pasutri di Guluk-Guluk itu sudah sangat memprihatikan sejak lama. Namun, belum ada tangan Pemerintah menjangkau mereka.


Padahal, Sulaiha masih ingat sebelum rumahnya roboh dua tahun silam, pernah ada seseorang yang datang untuk mengambil gambar rumah mereka. Ia juga masih ingat betul orang tersebut berjanji akan mengurus bantuan renovasi. Namun hingga kini bantuan tersebut tak kunjung tiba.


"Untung saat rumah roboh saya dan suami bisa menyelamatkan diri," ujar Sulaiha, tetap menyukuri kondisinya yang memprihatinkan.


Meski demikian, Sulaiha tak menampik bahwa keluarga mereka pernah menerima bantuan berupa beras dan uang setelah kejadian tersebut. Namun, bantuan itu hanya sementara.


"Dulu kami menerima bantuan berupa uang dan beras, tapi sekarang tidak menerima (bantuan) lagi," cerita Sulaiha terkenang momen itu.


Belum diketahui secara pasti mengapa pasutri di Desa Guluk-Guluk itu luput dari mata Pemerintah. Padahal, kejadian yang membuat mereka tinggal di gubuk tak layak huni sudah lama.. (MH/Rfq)

TerPopuler