Dua Kali Aksi Tak Bertemu Bupati Fauzi, Ratusan Massa Garda Raya Minta VC -->

Dua Kali Aksi Tak Bertemu Bupati Fauzi, Ratusan Massa Garda Raya Minta VC

Jumat, 08 Desember 2023, 4:44 PM
loading...
Dua Kali Demo Tak Bertemu Bupati Fauzi, Ratusan Massa Garda Raya Minta VC
Ratusan massa Garda Raya tetap bertahan di depan Kantor Pemkab Sumenep menunggu Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo agar menemui mereka meski lewat video call (VC), Jumat (8/12/2023) sore. (Foto Rez/E-KABARI)


SUMENEP, E-KABARI.com - Dua kali sudah massa Gerakan Pemuda Timur Daya (Garda Raya) yang melakukan aksi demonstrasi di Kantor Pemkab Sumenep tak dapat bertemu Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.


Jumat, 1 Desember 2023 lalu, ratusan massa yang menuntut sikap Pemerintah Daerah atas kasus dugaan malapraktik di Puskesmas Batang-Batang hingga menyebabkan bayi meninggal tak dapat bertemu Bupati Sumenep.


Kala itu, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo tak dapat menemui ratusan massa diketahui karena sedang memiliki tugas di luar kota.


Kali ini, Jumat, 8 Desember 2023, sepekan setelah aksi demonstrasi waktu itu, massa kembali harus kecewa karena tak juga bisa bertemu dengan Bupati Sumenep.


Padahal, massa yang terdiri dari gabungan masyarakat dan pemuda Timur Daya itu datang jauh-jauh ke Kantor Pemkab Sumenep untuk menyampaikan tuntutan secara langsung kepada Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.


Massa melakukan aksi unjuk rasa Jilid III menuntut keadilan atas kematian bayi malang bernama Adelia Aziz Bella Negara. Mereka meminta Bupati Sumenep untuk mencopot Kepala Puskesmas Batang-Batang dr. Fatimatul Insyoniah dan bidan Windu.


Massa Garda Raya melakukan aksi di depan Kantor Pemkab Sumenep sejak pukul 15.20 WIB. Mereka membawa sejumlah poster berisi kritik pedas, diantaranya seperti "Puskesmas Tidak Becus, Kami Serius", "Jika Bukan Karena Keadilan, Lebih Baik Kami Rebahan".


"Kami minta Bupati Sumenep segera keluar menemui kami," teriak Abd. Halim, koordinator aksi Garda Raya dalam orasinya.


Selang 25 menit setelah sejumlah orator menyampaikan aspirasinya, tampak Plt Inspektur Kabupaten Sumenep R. Achmad Syahwan Effendi keluar menemui massa Garda Raya.


Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sumenep itu menyampaikan bahwa Bupati Fauzi Wongsojudo sedang tidak di tempat.


"Bupati sedang dalam perjalanan," tutur Syahwan diikuti suara riuh massa yang tetap menginginkan Bupati Fauzi yang menemui mereka.


Kecewa dengan kenyataan itu, Halim mengungkapkan bahwa sudah 2 kali mass Garda Raya menyampaikan aspirasi di Kantor Pemkab Sumenep tidak pernah ditemui oleh Bupati.


"Katanya Bupati Fauzi dalam perjalanan, tapi ketika kami minta video call (VC) kalian malah bilang tidak bisa," tegas Halim.


A. Sattar, salah satu orator Garda Raya menyatakan, jika Bupati Fauzi Wongsojudo tidak menemui, maka massa aksi akan tetap bertahan dan menunggu sampai pertemuan dengan Bupati bisa dilakukan walaupun melalui VC.


Hal senada juga disampaikan orator Yondi bahwa massa aksi akan tetap menunggu sampai ada respon dari Bupati Fauzi Wongsojudo.


Sayang, permintaan massa untuk bertemu Bupati Sumenep meskipun secara virtual tidak kesampaian hingga aksi berakhir pukul 16.11 WIB.


Namun, sebagai komitmen yang disampaikan para orator, ratusan massa Garda Raya itu tidak bubar menunggu respon Bupati Fauzi.


Barulah sekitar setengah jam kemudian akhirnya Bupati berbicara lewat video call (VC) dengan Abd. Halim selaku koordinator aksi.


Meski sayang, massa tetap harus menelan kecewa lantaran menganggap Bupati Sumenep tidak tegas merespon tuntutan mereka. (Rez/Rfq)

TerPopuler