Sulap Batok Kelapa Jadi Tas Cantik, Begini Cerita Kades Sana Daja Kolaborasikan Potensi Desa dengan Program WUB -->

Sulap Batok Kelapa Jadi Tas Cantik, Begini Cerita Kades Sana Daja Kolaborasikan Potensi Desa dengan Program WUB

Senin, 12 Desember 2022, 1:14 PM
loading...
Sulap Batok Kelapa Jadi Tas Cantik, Begini Cerita Kades Sana Daja Kolaborasikan Potensi Desa dengan Program WUB
Kerajinan tas berbahan batok kelapa dan kain batik khas Pamekasan dari Desa Sana Daja, Pasean, Pamekasan. (Foto Ir/E-KABARI)


PAMEKASAN, E-KABARI.com - Ini kisah tentang Kepala Desa (Kades) Sana Daja, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan berupaya sulap batok kelapa jadi tas cantik.


Ya, tas cantik berbahan lokal itu adalah ide Qomaruddin. Kades Sana Daja tersebut memiliki gagasan membuat kerajinan berupa tas berbahan batok kelapa setelah melihat potensi desanya terabaikan.


Selama ini, batok kelapa di Desa Sana Daja hanya dijual ke pasar. Umumnya, bagian kulit kelapa tersebut dijadikan bahan bakar.


Kemudian muncullah ide di benak Qomaruddin untuk memanfaatkan potensi desanya itu menjadi barang kerajinan yang lebih berharga. Sehingga, Qomaruddin membeli batok kelapa dari warga desanya.


Sejak itu, warga Desa Sana Daja beralih menjual batok kelapa mereka ke Qomaruddin, untuk kemudian disulap menjadi kerajinan tas yang elegan dan mempunyai nilai jual tinggi.


Tak hanya itu, Qomaruddin memadukan batok kelapa dengan kain batik khas Pamekasan. Sehingga, semakin banyak produk warga Pamekasan yang semakin laku.


"Dengan cara ini, saya berharap perputaran ekonomi masyarakat Kabupaten Pamekasan, khususnya warga Desa Sana Daja bisa semakin membaik," kata Qomaruddin, Ahad sore, 11 November 2022 lalu.


Sulap Batok Kelapa Jadi Tas Cantik, Begini Cerita Kades Sana Daja Kolaborasikan Potensi Desa dengan Program WUB
Kepala Desa Sana Daja, Qomaruddin menceritakan kisah menyulap batok kelapa menjadi tas cantik. (Foto Dok. E-KABARI)


Gayung bersambut, ide Qomaruddin selaras dengan program prioritas Bupati Pamekasan Baddrut Tamam di bidang ekonomi. Yakni Sepuluh Ribu Wirausaha Baru atau yang dikenal dengan "Saputangan Biru".


Melalui program Wira Usaha Baru (WUB) tersebut, Qomaruddin mengirim sebanyak 5 warganya untuk mengikuti pelatihan lebih serius selama 15 hari di Kabupaten Blitar.


Hal itu membuat upaya Kades Sana Daja itu memanfaatkan potensi desanya semakin mulus. Terbukti, sekitar satu bulanan ini, Qomaruddin bersama 8 karyawannya mulai membuat kerajinan tas tersebut.


"Dalam sehari kami bisa menghasilkan sebanyak 10 hingga 15 tas," ujar Qomaruddin.


Bukan hanya menyulap batok kelapa jadi tas cantik. Qomaruddin juga menyematkan brand kece "Tik Tok Bag" untuk membuat pembeli tertarik terhadap produknya.


Apalagi, Qomaruddin membandrol tas yang memadukan batok kelapa dengan batik khas Pamekasan itu dengan harga yang bervariatif. Para pembeli bisa mendapatkan pilihan.


"Kita bandrol harga mulai dari yang terendah yakni Rp 100 ribu hingga Rp 250 ribu tergantung ukurannya," jelas Qomaruddin.


Sukses kolaborasikan potensi desanya dengan program WUB Bupati Pamekasan, Qomaruddin juga berencana akan membuka marketing online untuk memasarkan tas hasil kerajinan peserta WUB tersebut.


Sebab, sejauh ini pemasaran produk tas cantik berbahan batok kelapa dan kain batik khas Pamekasan itu hanya dilakukan pihaknya dari mulut ke mulut.


"Nantinya kita juga akan taruh di Wamira Mart (Warung Milik Rakyat). Saya berharap semoga pihak Pemerintah Kabupaten Pamekasan bisa membantu serta memfasilitasi pemasaran kerajinan tas berbahan batok kelapa dan kain batik kami ini," harap Qomaruddin.


Sementara itu, Abdul Ghofur, salah satu peserta Wira Usaha Baru (WUB) dari Desa Sana Daja menyampaikan terima kasih kepada Bupati Pamekasan Baddrut Taman kerana telah memprogramkan WUB.


Dengan adanya pelatihan WUB, Ghofur yang semula tidak mempunyai pekerjaan, kini sudah bisa bekerja, sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.


"Setelah mengikuti pelatihan WUB, selain mendapatkan ilmu dan pengalaman, saya juga mempunyai pekerjaan tetap, dengan begitu saya bisa memenuhi semua kebutuhan hidup keluarga saya," ujar Ghofur. (Ir/Rfq)

TerPopuler