Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Dispertahortbun Sumenep akan Gelar Pelatihan Diversifikasi Produk Tembakau -->


Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Dispertahortbun Sumenep akan Gelar Pelatihan Diversifikasi Produk Tembakau

Sabtu, 18 September 2021, 12:23 PM
loading...
Dispertahortbun Sumenep Kunker ke Puslitbang Tembakau Jember
Kepala Dispertahortbun Sumenep, Arif Firmanto (dua dari kiri) bersama rombongan melihat alsintan yang digunakan untuk mengolah limbah tembakau di Puslit Tembakau Jember, Kamis (16/9/2021). (Foto IST/PTPN X)


JEMBER, E-KABARI.com - Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) Sumenep sebentar lagi akan gelar Pelatihan Diversifikasi Produk Tembakau.


Menjelang pelatihan tersebut, Kepala Dispertahortbun Sumenep, Arif Firmanto melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Pusat Penelitian (Puslit) Tembakau Jember pada Kamis (16/9/2021) kemarin.


Kepala Bidang Perkebunan Rina Suryandari, Kasi Produksi Tanaman Semusim Bejo Budiyono, Korluh Kecamatan Dasuk Rizalmusthofa Apriandi, serta Ketua Kelompok Tani Batu Langit Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan turut mendampingi agenda kunker tersebut.


“Kunjungan kerja ini sekaligus dalam rangka koordinasi dengan pihak Puslit Tembakau pra pelaksanaan Pelatihan Diversifikasi Produk Tembakau,” terang Arif Firmanto.


Kepala Dispertahortbun Sumenep beserta rombongan diterima Kepala Puslit Tembakau Jember, Iwan Budianto beserta Peneliti Sie Teknologi & Processing, Okta Prima Indahsari.


Untuk memperkenalkan informasi seputar diversifikasi lebih dalam, Iwan mengajak rombongan Dispertahortbun Sumenep melihat pohon industri tembakau PTPN X yang memuat beragam produk turunan yang dihasilkan dari limbah tembakau.


“Dari limbah tembakau ini bisa dihasilkan papan partikel, biobriket, biopellet, biochar, asap cair, kertas daur ulang serta produk-produk turunan lain yang juga bisa diserap industri farmasi, kosmetik, maupun kesehatan,” papar Iwan sambil menunjukkan display produk diversifikasi.


Kepala Dispertahortbun Sumenep bersama rombongan juga berkesempatan melihat alsintan yang digunakan untuk mengolah limbah tembakau tersebut. Mulai dari produksi asap cair grade 2 dan biochar, asap cair grade 1, serta demo penggunaan kompor biomassa yang bersifat eco-friendly.


Kapuslit Tembakau mendukung penuh aktivitas Pelatihan Diversifikasi Produk Tembakau di Kabupaten Sumenep.


Bahkan, Iwan menyebut peluang kerja sama dan sinergi terbuka lebar antara Puslit Tembakau Jember dan Dispertahortbun Sumenep dalam upaya mengembangkan usaha tani tembakau dari hulu ke hilir.


Dispertahortbun Sumenep Kunker ke Puslitbang Tembakau Jember
Kepala Dispertahortbun Sumenep, Arif Firmanto bersama rombongan saat Kunker ke Puslit Tembakau Jember, Kamis (16/9/2021). (Foto for E-KABARI)


Kepala Dispertahortbun Sumenep pun tampak mengagumi upaya tim peneliti Puslit Tembakau Jember untuk menginisiasi pengolahan limbah tembakau menjadi produk-produk turunan baru.


Sejauh ini, kata Arif, pasca kegiatan budidaya tembakau di Sumenep limbahnya belum dimanfaatkan sama sekali.


"Padahal kajian riset yang dilakukan oleh peneliti di Puslit Tembakau Jember ini banyak sekali, produknya bermanfaat dan diminati konsumen," ungkapnya.


Limbah tembakau yang terdiri dari bunga, biji, daun pucuk, batang hingga akar tembakau ternyata bisa diolah menjadi 50 produk turunan baru tanpa mempengaruhi ketersediaan daun produktif untuk bisnis inti.


Hal inilah yang melatarbelakangi Dispertahortbun Sumenep tertarik mengadakan Pelatihan Tentang Diversifikasi Produk Tembakau yang diagendakan pada tanggal 24 September 2021.


"Kami akan menggandeng Peneliti Sie Teknologi & Processing Puslit Tembakau Jember sebagai narasumber bagi sekitar 25 petani dan penyuluh pertanian di Sumenep untuk transfer knowledge dan sharing experience mengenai seluk-beluk diversifikasi produk tembakau," papar Arif.


Menurut pria yang meraih gelar sarjana di Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember itu, kesejahteraan petani tembakau adalah prioritas Dispertahortbun Sumenep.


Sehingga dalam kondisi harga tembakau di Sumenep tidak menguntungkan petani, diversifikasi produk tembakau nantinya diharapkan menjadi solusi guna meningkatkan pendapatan para petani.


"Saat ini harga tembakau di Sumenep kurang menguntungkan. Kami berharap diversifikasi produk tembakau bisa mengcover biaya sekaligus memberikan add value dari sisi pendapatan petani tembakau," pungkas Arif. (*/PTPN X/Fiq)

TerPopuler