Sepi Pengunjung, Profil Tank di Taman Wiyata Bahari Sampang Raib -->


Sepi Pengunjung, Profil Tank di Taman Wiyata Bahari Sampang Raib

Selasa, 08 Desember 2020, 1:15 PM
loading...
Taman Wiyata Bahari
Suasana di Taman Wiyata Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang. (Foto IST/Tribun Madura)


SAMPANG, E-KABARI.COM - Sudah sepi dari pengunjung, Taman Wiyata Bahari di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Dalpenang, Sampang kehilangan profil tank (alat penampung air).


Taman tersebut tak hanya sangat sepi, karena jarang warga yang datang. Kalau malam lampu taman temaram, sehingga sangat mungkin menjadi target lokasi favorit bagi pelaku pencurian profil tank.


Mirisnya, profil tank yang raib itu merupakan satu-satunya alat penampung air yang disediakan Pemerintah Daerah untuk para pengunjung taman tersebut.


Kabid Konservasi, Rehabilitasi, Lingkungan dan Pertamanan DLH Kabupaten Sampang, Imam Irawan, membenarkan hilangnya penampungan air tersebut.


“Iya benar, penampungan air (profil tank) lenyap dicuri orang yang tak bertanggung jawab. Harusnya, fasilitas yang disediakan pemerintah itu perlu dijaga bersama,” katanya saat dikonfirmasi SUARABANGSA, jaringan E-KABARI.COM, Selasa (8/12/2020).


Imam Irawan menyayangkan peristiwa hilangnya penampungan air tersebut. Sebab, fasilitas itu disediakan pemerintah untuk kepentingan masyarakat umum.


“Kami sangat prihatin atas pencurian ini, mengingat tandon air itu merupakan fasilitas publik yang seharusnya dijaga, karena peruntukannya juga untuk masyarakat,” sesalnya.


Irawan menduga, pelaku pencuruan profil tank di Taman Wiyata Bahari lebih dari satu orang. Sebab, ukurannya cukup besar.


"Tandon tersebut cukup besar, pastinya akan sulit jika dibawa sendirian," ujar dia.


Kabid Konservasi, Rehabilitasi, Lingkungan dan Pertamanan DLH itu pun mengajak semua elemen masyarakat ikut berperan aktif menjaga kelestarian taman di Sampang.


Setidaknya, tidak mengotori atau sengaja merusak fasilitas yang ada.


“Fasilitas itu disediakan pemerintah untuk kepentingan bersama. Karena itu, pemeliharaan dan perawatannya harus dilakukan bersama,” harapnya.


Dijelaskan, di tengah rasionalisasi anggaran guna menangani pandemi virus Corona, pihaknya sudah berupaya mengusulkan anggaran untuk taman. Yakni untuk honor para penjaga atau Polisi Taman.


“Kami sudah mengajukan anggaran khusus untuk para penjaga polisi taman ini. Dan waktu nya pun sudah kami bagi, ada yang jaga pagi, sore dan juga jaga malam,” tutur Irawan.


“Kemarin, kami juga sudah meminta bantuan ke Satpol PP untuk bantu-bantu jaga malam, tapi katanya Satpol PP kekurangan personel. Repot saya,” timpalnya. (SB/Dus/Fiq)

TerPopuler