Sumenep Raih 35 Penghargaan Selama Lima Tahun Terakhir -->


Sumenep Raih 35 Penghargaan Selama Lima Tahun Terakhir

Minggu, 01 November 2020, 10:18 PM
loading...
Kabupaten Sumenep
Bupati Sumenep, KH A. Busyro Karim menyerahkan salah satu piagam penghargaan pada Sekda Sumenep, Edy Rasiyadi pada upacara peringatan Hari Jadi Sumenep Ke-751, Sabtu (31/10/2020). (Foto IST/E-KABARI)


SUMENEP, E-KABARI.COM - Kabupaten Sumenep meraih 35 penghargaan selama lima tahun terakhir ini di bawah kepemimpinan Bupati KH A. Busyro Karim dan Wakil Bupati Achmad Fauzi.


Hal ini disampaikan Bupati Busyro dalam pidato Peringatan Hari Jadi Sumenep Ke-751 di halaman Kantor Pemkab setempat pada Sabtu (31/10/2020) pagi.


Awalnya, Bupati Sumenep dua periode itu menyampaikan rasa syukur. Sebab meskipun anggaran Pemerintah Daerah direfocusing untuk menghadapi pandemi Covid-19, proses pembangunan di Sumenep tetap berjalan sesuai dengan visi dan misi.


Yaitu pembangunan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, reformasi birokrasi, pelayanan publik, kemandirian ekonomi, dan pengembangan tradisi dan budaya masyarakat.


"Alhamdulillah, pada lima tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Sumenep telah meraih kurang lebih 35 penghargaan baik skala nasional dan regional," kata Bupati Busyro, Sabtu (31/10/2020) kemarin.


Selama tahun 2020 ini, Pemkab Sumenep meraih sejumlah penghargaan tingkat Nasional. Di antaranya penghargaan Kapabilitas Internal Pemerintah (PIP) Level 3 dan Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Level 3.


Selain itu, Pemkab Sumenep sukses mempertahankn predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tiga tahun berturut-turut, yakni laporan keuangan Pemerintah Daerah tahun 2017, 2018 dan tahun 2019.


"Kita juga sukses mewujudkan penerbangan komersial kepulauan yakni ke Pagerungan, Kecamatan Sapeken yang telah resmi beroperasi sejak tanggal 25 September 2019 lalu," ungkap Bupati Busyro.


Sementara itu, pembangunan Bandara di Kecamatan Arjasa akan dimulai tahun ini, karena pembangunan bandara tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Pusat.


Sedangkan untuk pembangunan rumah sakit di Pulau Kangean sudah diresmikan pada tanggal 16 September 2020 lalu dengan nama RSUD Abuya Kelas D.


"Keberadaan rumah sakit itu menjadi fasilitas kesehatan bagi masyarakat Pulau Kangean yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep," jelas Bupati Busyro.


Tak hanya itu, pembangunan Jalan Lingkar Utara yang menghubungkan akses tiga desa yakni Desa Kebunan, Desa Bangkal, dan Desa Parsanga sudah bisa digunakan tahun ini, meskipun masih dilakuka tahap penyelesaian pada beberapa fasilitas pendukung.


"Semua itu merupakan bukti bahwa pembangunan di Kabupaten Sumenep berjalan sesuai dengan harapan kita bersama," imbuh Bupati Busyro.


Selain melakukan pembangunan infrastruktur, Pemkab Sumenep juga melakukan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam upaya pelayanan kepada masyarakat.


Karena itu, Bupati Busyro berharap kepada seluruh ASN di Kabupaten Sumenep untuk terus meningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


"Reformasi Birokrasi yang kita lakukan tidak lain untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Para pendahulu Sumenep, mereka adalah pemimpin-pemimpin yang merakyat, terbuka dan senang melayani," tandas politisi PKB itu. (RK/Fiq)

TerPopuler