FKUU Kecamatan Rubaru Bangun Sinergi Tangani Covid-19 Menuju Kawasan Agropolitan -->


FKUU Kecamatan Rubaru Bangun Sinergi Tangani Covid-19 Menuju Kawasan Agropolitan

Selasa, 22 September 2020, 4:47 PM
loading...
FKUU Kecamatan Rubaru Bangun Sinergi Tangani Covid-19 Menuju Kawasan Agropolitan
Kegiatan Sinergitas Ulama dan Umaro oleh FKUU Kecamatan Rubaru, Selasa (22/09/2020). (Foto WY/E-KABARI)

SUMENEP, E-KABARI.COM - Forum Komunikasi Ulama Umaro (FKUU) Kecamatan Rubaru gelar kegiatan Sinergitas Ulama dan Umaro di pendopo kecamatan setempat, Selasa (22/09/2020) siang.

Kegiatan bangun sinergitas tersebut dalam rangka Penanganan Covid-19 dan Perencanaan Pembangunan Menuju Kecamatan Rubaru sebagai Kawasan Agropolitan Tahun 2020.

Camat Rubaru Arif Susanto mengatakan, sinergitas Ulama dan Umaro dalam penanganan Covid-19 dan meningkatkan ekonomi di tengah Covid-19 diperlukan duduk bersama guna membahas langkah-langkah konkret untuk penanggulangannya.

"Alhamdulillah sampai saat ini Kecamatan Rubaru tetap dalam posisi zona hijau," kata Camat Arif ketika sambutan.

Untuk mempertahankan status zona hijau tersebut, diperlukan dukungan semua pihak, di antaranya para tokoh ulama, tokoh masyarakat dan elemen yang lainnya.

Selain itu, diperlukan suatu langkah mengatasi keterpurukan ekonomi masyarakat di tengah Covid-19. Sehingga, melalui FKUU diharapkan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pembangunan.

"Kecamatan Rubaru merupakan salah satu Kecamatan Agropolitan di Kabupaten Sumenep yang mampu mengembangkan lahan pertanian menjadi daerah agribisnis," ujar Camat Arif.

Maka dengan konsep agropolitan, peraih gelar Camat Teladan di Sumenep itu berharap masyarakat Rubaru mampu mengembangkan pertanian sebagai peningkatan ekonomi.

"Selama ini kami telah bekerja keras untuk membangun Sumenep, khususnya Kecamatan Rubaru, karena masih ada yang menganggap kami ini tidur," ungkapnya.

Kerja keras tersebut, kata Arif dibuktikan dengan beberapa pembangunan di Kecamatan Rubaru. Salah satunya seperti pelebaran jalan Mambang-Rubaru.

"Seperti tadi, Wabup telah melaunching pelebaran jalan Mambang-Rubaru sepanjang 4 km lebih dengan anggaran Rp 10,5 miliar," jelas mantan Camat Pasongsongan itu.

Selama ini, lanjut Arif, pihaknya selalu komitmen membangun Rubaru. Sehingga, dengan pembangunan yang semakin baik nantinya akan meningkatkan ekonomi masyarakat Rubaru melalui agropolitannya.

"Insyaallah Rubaru pada tahun 2021 akan menerima bantuan dari IDB sebesar Rp 37 miliar," imbuhnya.

Sementara Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi menyampaikan, wabah Covid-19 belum berakhir, sehingga memaksa semua pihak untuk menanggulanginya dan memberantas virus tersebut dengan cerdas.

"Kita harus melakukan pencegahan dengan cerdas, agar tidak ada ledakan terkonfirmasi Virus Corona dalam skala besar," tegas Wabup Fauzi dalam sambutannya.

Maka guna menggerakkan pembangunan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Sumenep, terjalinnya hubungan antara jajaran Ulama dan Umaro menjadi faktor penting.

"Komunikasi yang terjalin bukan hanya sebatas kegiatan formalitas, namun lebih dari itu, sinergitas ulama umaro menjadi wujud nyata yang bermanfaat bagi kebaikan masyarakat luas," tegasnya.

Menurut Fauzi, ulama dan umaro saling berkaitan. Makanya, kekompakan dan kebersamaan dalam menyikapi segala bentuk permasalahan yang mungkin terjadi di Kecamatan Rubaru harus dipupuk, seperti dalam penanganan Covid-19.

"Salah satu dengan penerapan protokol kesehatan, yakni disiplin memakai masker untuk menanggulagi penyebaran Covid-19," ujar Wabup Fauzi.

Untuk itu, juga sebagai rangkaian penggunaan masker serentak di Indonesia, dilaksanakan pemberian 2 juta masker di Kecamatan  Rubaru kepada masyarakat.

"Kegiatan ini tidak akan sukses tanpa dukungan semua pihak," jelas Wabup.

Tak hanya itu, meski masa pandemi Covid-19 masih berlangsung, Pemerintah Kabupaten Sumenep juga terus memberikan perhatian kepada masyarakat dari berbagai lapisan, seperti petani, UMKM dan sektor yang lain.

"Kecamatan Rubaru mempunyai lahan pertanian yang luar biasa yang merupakan wilayah agropolitan di Kabupaten Sumenep. Ini bisa memberikan ketahanan pangan dalam kondisi," pungkasnya. (WY/RK/Fiq)

TerPopuler