Peringati Tahun Baru Islam 1442 Hijriah, Musala Miftahul Ulum Santuni Puluhan Anak Yatim dan Kaum Duafa -->


Peringati Tahun Baru Islam 1442 Hijriah, Musala Miftahul Ulum Santuni Puluhan Anak Yatim dan Kaum Duafa

Minggu, 30 Agustus 2020, 8:30 PM
loading...
Peringati Tahun Baru Islam 1442 Hijriah, Musala Miftahul Ulum Santuni Puluhan Anak Yatim dan Kaum Duafa
Santunan anak yatim dan kaum duafa di Musala Miftahul Ulum Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Pamekasan. (Foto Ir/E-KABARI)

PAMEKASAN, E-KABARI.COM - Musala Miftahul Ulum di Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura memberikan santunan kepada puluhan anak yatim dan kaum duafa, Ahad (30/08/2020) pagi.

Santunan anak yatim dan kaum duafa tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1442 Hijriah yang jatuh pada tanggal 19 Agustus 2020.

Sebanyak 71 anak yatim dan 35 kaum duafa menerima santunan masing-masing sebesar Rp 200 ribu untuk anak yatim, dan Rp 100 ribu untuk kaum duafa, ditambah bingkisan.

Nanang HP selaku Ketua Panitia mengatakan, peringatan Tahun Baru Islam 1442 Hijriah harus dilakukan dengan berbesar hati, karena pada tahun ini sedang mengalami masa sulit akibat pandemi.

Panitia dan para pengurus yang ada di Musala Miftahul Ulum, kata Nanang, sangat pesimis, karena dalam momen 1 Muharram tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

Namun, dengan dorongan dari pengasuh, akhirnya tetap melakukan peringatan tahunan demi terlaksananya niat yang tulus untuk mendapatkan pahala dari Allah SWT.

"Saya acungi jempol untuk donatur dan dermawan, meskipun dalam masa pandemi Covid-19 masih menyisihkan sebagian hartanya untuk anak yatim dan kaum duafa," ucapnya, Ahad (30/08/2020).

Perolehan pengumpulan dana dari para donatur dan dermawan di tahun 2020 ini sebesar Rp 20.264.000. Jumlah tersebut menurut Nanang dibagi menjadi 3.

Untuk menyantuni 71 anak yatim masing-masing Rp 200 ribu sejumlah Rp 14.200.000, untuk 35 kaum duafa masing-masing Rp 100 ribu sejumlah Rp 3.500.000, dan untuk bingkisan 71 anak yatim dan 35 kaum duafa Rp 2.564.000.

"Semua uang yang kami kumpulkan dari para donatur dan dermawan ini, seratus persen diberikan kepada anak yatim dan kaum duafa tanpa kami kurangi sepeserpun. Kami tidak mengambil hak dari anak yatim dan kaum duafa," jelas Nanang.

Adapun untuk semua pembiayaan di luar santunan, seperti biaya banner, ramah tamah dan lainnya semua ditanggung pengasuh.

Peringati Tahun Baru Islam 1442 Hijriah, Musala Miftahul Ulum Santuni Puluhan Anak Yatim dan Kaum Duafa
Santunan anak yatim dan kaum duafa di Musala Miftahul Ulum Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Pamekasan. (Foto Ir/E-KABARI)

Sementara itu, Moh Saleh Basit, pengasuh Musala Miftahul Ulum menjelaskan, tujuan dari kegiatan tersebut yaitu dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1442 H.

"Selain wujud rasa syukur kita atas pergantian Tahun Baru Islam, juga bentuk rasa syukur bersamaan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI)," ungkapnya.

Hal tersebut, kata pengasuh yang akran disapa Kiai Basit itu, dilakukan sesuai dengan anjuran Nabi Muhammad SAW, bahwa Tahun Baru Islam merupakan hari raya anak yatim, sehingga pihaknya ingin membahagiakan anak yatim dan kaum duafa.

"Alhamdulillah kegiatan di tahun ini dapat terlaksana dengan lancar, semua anak yatim dan kaum duafa yang sengaja kami undang hadir semuanya," ujar Kiai Basit.

Ia berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi anak yatim dan kaum duafa. Sehingga, mereka bisa merasa bangga dan bahagia dengan adanya perhatian dari para dermawan dan donatur.

"Mudah-mudahan kegiatan ini ke depannya dengan dukungan masyarakat dapat terselenggara lebih luas lagi. Tidak hanya bagi anak yatim yang ada di Lawangan Daya ini, tapi nanti bisa ke desa-desa lain," ujarnya.

Kiai Basit juga berpesan untuk anak yatim, sebagai generasi penerus dari orang tua diharapkan dengan adanya bantuan ini menjadi spirit penyemangat untuk lebih giat belajar, sehingga nantinya akan menjadi generasi emas bagi orang tua dan bangsa.

"Bapak mereka (anak yatim) boleh mati, tapi semangat harus tetap hidup," tegasnya.

Menambahkan, Sekertaris Panitia, A Rusdi Gogo juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur dan instansi yang telah mendukung suksesnya acara santunan anak yatim dan kaum duafa tersebut.

Pihaknya optimis, semua kebaikan para dermawan dan donatur nantinya akan dibalas oleh Allah SWT dengan rezeki yang lebih berlimpah lagi dan penuh berkah.

“Saya berharap adik-adik semua suatu saat bisa menjadi orang yang berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara, serta jangan lupa untuk tetap menjalankan kewajiban kita yaitu menjalankan ibadah dan berbagi dengan sesama,” ujar Gogo. (Ir/Fiq)

TerPopuler