Surat Misterius Soal BLT DD di Desa Banuaju Barat Bikin Heboh -->

Surat Misterius Soal BLT DD di Desa Banuaju Barat Bikin Heboh

Kamis, 02 Juli 2020, 9:21 PM
loading...
Surat Misterius Soal BLT DD di Desa Banuaju Barat Bikin Heboh
Foto surat misterius di tembok jembatan sebelah timur Masjid Nurul Mu'min Dusun Toteker, Desa Banuaju Barat. (Foto Helmy/E-KABARI)

SUMENEP, E-KABARI.COM - Warga Desa Banuaju Barat, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep dihebohkan dengan temuan surat misterius tentang pencairan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) pada terdampak Covid-19.

Temuan 'surat kaleng' yang informasinya mulai beredar pada Selasa (30/06/2020) lalu itu pun ramai diperbincangkan di grup WhatsApp 'Pemuda Banuaju Bersatu'.

Para anggota grup bertanya, mengira, dan berpendapat tentang munculnya surat misterius yang menyoroti pencairan bantuan bagi terdampak Covid-19 di desa setempat.

Adapun isi surat tersebut tertulis "APA KABAR BLT-DD?" terpampang di sejumlah titik. Di antaranya di jalan poros Dusun Toteker, tepatnya di tembok jembatan sebelah timur Masjid Nurul Mu'min, di pos pertigaan Gunung Pekol, dan tembok kuburan Dusun Gunung Pekol.

Khairil Fatah, salah seorang pemuda Desa Banuaju Barat mengaku terkejut mengetahui adanya surat misterius semacam itu di dekat jalan rumahnya pada Selasa (30/06/2020).

Sehingga, Khairil langsung bertanya kepada tetangganya perihal kapan dan apa tujuan dari surat misterius yang mempertanyakan tentang BLT DD tersebut.

"Saya terkejut karena tiba-tiba ada selebaran misterius yang terpampang di sepanjang jalan dekat rumah yang isinya tertera jelas tertulis kondisi BLT DD," ungkap Khairil, Rabu (1/07/2020) kemarin.

Jika hadirnya 'surat kaleng' itu dinilai sebagai penggaduh yang sengaja diciptakan oleh pihak tertentu dengan tujuan provokasi, Khairil mendukung aparat desa Banuaju Barat untuk mengusut tuntas hal tersebut.

"Tapi kalau adanya surat misterius itu merupakan kondisi riil di masyarakat tentang adanya program BLT DD yang sengaja disembunyikan oleh pihak terkait atau tidak tersalurkan sebagaimana aturan yang ditetapkan, maka wajar saja kalau masyarakat membuat selebaran untuk menjadi media atas aspirasinya yang diabaikan selama ini," paparnya.

Sementara itu, Hasan Qosim, salah satu anggota Badan Permusyawatan Desa (BPD) Banuaju Barat mengaku tidak tahu tentang adanya surat misterius yang lagi heboh.

Ia menganggap itu merupakan bentuk kepedulian masyarakat untuk ikut mengawal penyaluran BLT DD. Akan tetapi, Hasan menilai bentuk aspirasi begitu kurang tepat.

"Itu bentuk kepedulian masyarakat yang bagus. Hanya saja tidak pada tempatnya," kata Hasan saat ditemui di kediamannya, Kamis (2/07/2020).

Anggota BPD itu menambahkan, jika semisal ada ketidakpuasan pelayanan, alangkah baiknya kritik dan saran dilakukan dengan cara audiensi ke balai desa.

"Kalau ada ketidakpuasan, bisa datang ke balai," saran Hasan. (Helmy/Fiq)

TerPopuler