Forum GEMA Bersama Bank Bukopin dan Satgas Covid-19 Pamekasan Bagikan Paket Sembako -->


Forum GEMA Bersama Bank Bukopin dan Satgas Covid-19 Pamekasan Bagikan Paket Sembako

Sabtu, 23 Mei 2020, 1:23 PM
loading...
Forum GEMA Bersama Bank Bukopin dan Satgas Covid-19 Pamekasan Bagikan Paket Sembako
Warga terdampak Covid-19 saat menerima bantuan sembako di Balai Desa Toronan, Kecamatan Kota Pamekasan, Jumat (22/05/2020) malam. (Foto Ir/E-KABARI)

PAMEKASAN, E-KABARI.COM - Forum Gerakan Emansipasi Masyarakat (GEMA) Pamekasan menyalurkan bantuan paket sembako dan masker kepada warga kurang mampu dan yatim piatu di Desa Toronan, Kecamatan Kota Pamekasan, Jumat (22/05/2020) malam.

Bantuan tersebut merupakan kepedulian Bank Bukopin kepada masyarakat terdampak Covid-19, yang diserahkan ke salah satu perwakilan Satgas Covid-19 Kabupaten, Akmalul Firdaus, untuk kemudian disalurkan ke sasaran sosial melalui Forum GEMA.

"Kami membantu mencari sasaran sosial dan menyalurkan bantuannya. Terima kasih sudah percaya kepada forum kami, semoga bantuan tersebut bermanfaat dan tepat sasaran di tengah pandemi Covid-19 ini," kata Ketua Forum GEMA, Irwin Maulana.

Ia menjelaskan, bantuan sembako dari Bank Bukopin itu jumlahnya 50 paket, akan tetapi dibagi menjadi 2 bagian. Sebanyak 25 paket dibagikan kepada masyarakat di Balai Desa Toronan dan 25 paket lagi dibagi secara merata di beberapa tempat.

"Jadi, kita door to door ke rumah-rumah warga untuk menyerahkan bantuan secara langsung dan kita pilih yang benar-benar tidak mampu," ungkap Irwin.

Sementara itu, Pimpinan Bank Bukopin Cabang Pamekasan, Firman menyampaikan terima kasih kepada perwakilan Satgas Covid-19 Kabupaten dan Ketua Forum GEMA, karena sudah membantu menyalurkan bantuan darinya.

"Terima kasih kepada semua pihak terkait, yang sudah membantu kami," ucap Firman yang saat acara ikut hadir bersama perwakilan Satgas Covid-19 Kabupaten, Akmalul Firdaus didampingi Kades Toronan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

Di tempat yang sama, Sutina, salah satu penerima bantuan, mengaku sangat senang mendapat paket sembako itu. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini, suaminya yang hanya berjualan pentol ke sekolah-sekolah tak lagi bekerja.

"Sekolah sudah lama diliburkan. Jadi suami saya tidak bisa berjualan lagi, padahal hanya itu cara kami mengais rezeki," kata Sutina menceritakan dengan sedih. (Ir/Fiq)

TerPopuler