Di Kecamatan Rubaru, BST dan BLT DD Covid-19 Mulai Cair -->


Di Kecamatan Rubaru, BST dan BLT DD Covid-19 Mulai Cair

Selasa, 12 Mei 2020, 9:18 AM
loading...
Di Kecamatan Rubaru, BST dan BLT DD Covid-19 Mulai Cair
Bupati Sumenep, KH A. Busyro Karim menyerahkan BLT DD bulan April secara simbolis di Desa Matanair, Kecamatan Rubaru didampingi Camat Rubaru, Arif Susanto dan Kepala DPMD Sumenep, Moh. Ramli, Senin (11/05/2020. (Foto RK/Mata Madura)

SUMENEP, E-KABARI.COM - Program Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) untuk keluarga kurang mampu terdampak Covid-19 di Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep sudah mulai cair.

Penyaluran dua bantuan tersebut berlangsung Senin (11/05/2020) kemarin, ketika Bupati Sumenep, KH A. Busyro Karim menyerahkan bantuan secara simbolis kepada penerima di Balai Desa Matanair.

Camat Rubaru, Arif Susanto menyampaikan, di Desa Matanair ada sebanyak 103 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk program BST dari Kemensos RI, sementara untuk BLT DD ada sebanyak 63 KPM.

"BST itu dari Kemensos RI, kalau BLT diambil dari DD. Nominalnya sama Rp 600 ribu perbulan untuk tiga bulan dari April sampai Juni," jelas Arif, Senin (11/05/2020) siang.

Untuk penyaluran bantuan ke desa lain di Kecamatan Rubaru, Camat Teladan itu mengatakan, akan dilakukan secara bertahap dalam minggu ini, karena masih menunggu transfer ke perbankan yang ditunjuk.

"Kita juga masih nunggu perbaikan data, karena ternyata pas data KPM BST keluar ada penerima yang double. Jadi, harus kita ganti. Itu yang jadi lama," terang Arif.

Pihaknya berharap, bantuan yang diberikan oleh Pemerintah melalui Program BST dan BLT DD itu agar digunakan semaksimal mungkin oleh KPM untuk tetap di rumah dan tidak berkerumun.

"Kalaupun keluar rumah, gunakan masker. Itu paling penting. Apalagi Rubaru sudah zona merah," tegas Camat Arif.

Sementara itu, Bupati Sumenep, KH A. Busyro Karim berpesan agar masyarakat mematuhi protokol pencegahan Covid-19, yaitu dengan pakai masker, jaga jarak dan hindari perkumpulan tidak penting, serta cuci tangan.

"Karena untuk mumutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini dibutuhkan kesadaran kolektif, terutama dari masyarakat," ungkap Bupati.

Kesadaran bersama dalam upaya pencegahan Covid-19 itu penting supaya pandemi segera usai. Sebab bukan hanya bagi kesehatan, efeknya pada ambruknya perekonomian warga juga sangat terasa.

"Sebagai bentuk kepedulian pemerintah, maka selama tiga bulan ke depan para warga terdampak Covid-19 ini mendapatkan bantuan melalui program BST dari Kemensos dan BLT dari Dana Desa," jelas Bupati Busyro.

Penyerahan BLT DD secara simbolis di Desa Matanair, Kecamatan Rubaru itu menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sumenep, Moh. Ramli, merupakan yang kedua.

Yang pertama, penyerahan BLT DD sekaligus BST dilakukan di Desa Nyabakan Barat, Kecamatan Batang-Batang setelah Bupati Busyro meluncurkan program BST di halaman Kantor Pos Sumenep.

"Ini adalah yang kedua di Desa Matanair sebagai rangkaian dari proses pengawalan pelaksanaan APBDes, khususnya Dana Desa, yang di dalamnya ada amanat prioritas dalam bentuk BLT DD," jelas Ramli.

Selain penyerahan BLT DD secara simbolis oleh Bupati Busyro Karim, diserahkan pula bantuan sembako dari Dewan Pengurus Korpri Sumenep dan Bagian Kesmas Setda Sumenep kepada kaum duafa, anak yatim, dan para guru ngaji.

"Khusus BLT DD penerimanya di Desa Matanair ini ada sebanyak 63 KPM, yang sudah disepakati dalam Musyawarah Desa Khusus dan bersumber dari 10 persen Dana Desa," terang Ramli. (RK/Fiq)

TerPopuler