Peduli Mahasiswa di Tengah Wabah Covid-19, FKIP Unismuh Makassar Bagikan Ratusan Sembako -->

Peduli Mahasiswa di Tengah Wabah Covid-19, FKIP Unismuh Makassar Bagikan Ratusan Sembako

Senin, 13 April 2020, 8:12 PM
loading...
Peduli Mahasiswa di Tengah Wabah Covid-19, FKIP Unismuh Makassar Bagikan Ratusan Sembako
Peduli Mahasiswa di Tengah Wabah Covid-19, FKIP Unismuh Makassar Bagikan Ratusan Sembako. (Foto Hadi for E-KABARI)

MAKASSAR, E-KABARI.COM - Dampak wabah Covid-19 membuat hampir seluruh kegiatan tidak berjalan dengan efektif. Salah satunya kegiatan belajar mengajar di lingkup sekolah maupun universitas.

Di tengah kondisi demikian, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar tidak tinggal diam.

Pihak kampus menyalurkan sembako bagi mahasiswanya yang masih berada di Kota Makassar dalam rangka menanggulangi dampak Covid-19.

"Terdapat sekitar 503 mahasiswa yang masih berada di wilayah Makassar telah mendapatkan sembako," kata Dekan FKIP Unismuh, Erwin Akib, Senin (13/04/2020).

Menurut Erwin, Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-9 yang dibentuk telah mendata dan menvalidasi mahasiswa yang telah masuk agar memastikan bantuan tersebut tepat sasaran.

"Mahasiswa yang menerima bantuan telah divalidasi agar tidak asal beri, apalagi hanya pencitraan. Tahap pertama ini kami berikan pada mahasiswa yang tinggal indekost," terangnya.

Sementara itu, mahasiswa FKIP Unismuh sangat terbantu dengan adanya bantuan di tengah pandemi Covid-19 tersebut. Salah satunya seperti disampaikan Nuqa.

"Alhamdulillah kami sangat senang sekali dengan adanya bantuan sembako ini, karena orang tua kami yang tinggal di pelosok desa susah mengirimi kami selama wabah ini," ujar Nuqa.

Perlu diketahui, semenjak Kota Makassar dinyatakan sebagai Redzone Covid-19, FKIP Unismuh Makassar segera membentuk Tim Satgas Covid-19 untuk bergerak.

Sebanyak 2000 masker telah tersalurkan dan ditargetkan sampai 5000 buah. Selain itu, FKIP Unismuh juga telah memesan alat pelindung diri (APD) yang akan diberikan bagi petugas kesehatan. (Hadi/Fiq)

TerPopuler