Semua gara-gara makanan ini! -->


Semua gara-gara makanan ini!

Sabtu, 02 November 2019, 9:51 AM
loading...
Kue Pai Apel dan Cokelat
Kue Pai Apel dan Cokelat. (Source: FB Mochamad Fitrah Ilhami)

Ceritanya aku sedang bersiap pulang dari sekolah ketika pesan WA masuk di hapeku.

[Sudah pulang?]

Siapa lagi kalau bukan dari anaknya mertuaku.

[Ini baru selesai ngajar. Apa ada yang bisa aku banting?]

[Hehe. Abang kalau dari Delta Plaza deket, ndak?]

[Deket. Kenapa?]

Cukup lama pesan itu terbalas. Sampai aku ngantuk dan hampir keboboan. Baru pertanyaanku dijawab. Singkat saja.

[Gapapa, deh.]

[Ok.]

Aku pun pulang. Tanpa sedikit pun punya firasat di rumah nanti urusan bakal panjang.

---

Sesampai rumah, tak seperti biasanya istri tiba-tiba manyun. Makin manyun saat dia melihat cantolan motor dan tanganku tak ada apa-apa.

"Tuh, kan."

Ya Allah. Kaget aku. Baru datang tiba-tiba dikasih kata 'tuh kan'.

"Kenapa, Neng?" aku tanya hati-hati.

"Tau ah. Gak peka. Emang makhluk bernama suami itu gak ada yang peka."

Tolong Ya Allah. Lindungi hamba dari semua yang merasuki istriku.

"Ada apa, Neng?"

Malas-malas dia jawab, "Aku kan tadi tanya di WA sebelum Abang pulang. Deket tah sekolah sama Delta Plaza?"

"Iya, aku jawab deket, toh?"

"Itu aku minta dibelikan kue pai apel sama coklat." Istri jawab dengan ekspresi gemes pingin jambak aku gitu.

Segera aku ambil hape dan buka WA. Scroll percakapan terakhir dengan istri. Gak ada. Gak ada tulisan dia minta dibeliin kue.

"Neng gak minta gitu, loh," aku sodorkan hape. "Aku tanya kenapa tanya Delta Plaza, sampeyan jawab 'Gapapa' aja."

Istri kali ini beneran jambak rambutku, "Hiii. Gemes aku. Emang gak pekaaa. Harusnya Abang udah tau waktu tanya deket ndak sama Delta, artinya aku pingin dibeliin kue pai."

Neng, kau pikir suamimu ini cenayang?

"Aku gak tau kalau Neng pingin kue. Makanya bilang toh, Sayang," tuturku.

"Perempuan itu gak bisa ngomong blak-blakan, Bang."

"Kok ngegosip bisa?"

Kena jewer lagi aku.

"Eh, maksudnya tadi kan aku sudah bilang ada apa kok tanya Delta. Tapi jawabnya 'gapapa' gitu. Ya aku gak tau Neng pingin apa sebenarnya."

"Iya, tapi tanyanya gitu aja."

"Emang harus ditanya gimana?"

"Ya dipaksa. Ditanya terus sampai ngasih tau pinginnya apa. Perempuan tuh pingin dipaksa suami, Bang. Ditanya terus maunya apa. Perempuan tuh seneng digituin."

Oh, jadi istri tuh kalau pingin sesuatu harus dipaksa? Oke. Jadi Pak, kalau istri Bapak malas mandi di hari libur, artinya istrinya butuh dipaksa. Bila perlu diguyur dah.

---

Esoknya sepulang kerja mampir ke ke toko kue. Beli yang kemarin dipingin istri. Sengaja gak bilang dia dulu, karena pingin ngerti gimana ekspresinya.

Dan masyaAllah, sesampai rumah, saat lihat tentengan di tanganku, istri langsung lompat-lompat, teriak sambil nutup mulut, nutup mulut sambil teriak. Terus dia meluk aku erat sampai suaminya hampir sesak nafas.

"Makasih, Abaaang. Ya Allah. Makasih ya."

Kemudian dia doain aku agar sukses dunia akhirat, banyak rezeki, tambah ganteng, gak kesambet pelakor, dan seabrek doa lain.

Padahal beliin kuenya cuma dua.

---

Kesimpulannya: Perempuan emang ga bisa ditebak. Jika istri Anda bilang 'gapapa' artinya pasti ada apa-apa. Tekan dia supaya mau jujur. Dia suka itu.

Nyusahin emang, emak-emak tuh.

***

Surabaya, 01 November 2019

Fitrah Ilhami
Penulis 10 buku Tentang Keluarga

Sumber: FB Mochamad Fitrah Ilhami

TerPopuler