Tempat Wisata Juga Bisa Berbahaya, Tim BPBD Pamekasan Imbau Pengunjung Hati-hati -->


Tempat Wisata Juga Bisa Berbahaya, Tim BPBD Pamekasan Imbau Pengunjung Hati-hati

Rabu, 12 Juni 2019, 8:44 PM
loading...
Budi Cahyono, Supervisor Pusdalops BPBD Pamekasan. (Foto Ir/E-KABARI)

PAMEKASAN, E-KABARI.COM - Budi Cahyono, Supervisor Pusdalops BPBD Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengimbau semua kalangan untuk berhati-hati saat melakukan liburan di tempat wisata.

Menurutnya, saat ini tren selfi memang menjadi sangat digemari ketika berkunjung ke tempat wisata. Apalagi terkadang pengunjung berfoto di beberapa spot yang ekstrim, salah satunya di ketinggian tertentu dengan pemandangan berupa jurang, lembah atau danau di bawahnya.

"Memang menantang sesi foto-foto seperti itu, dan memberikan kepuasan tersendiri bagi para pengunjung. Akan tetapi alangkah baiknya jika pengelola tempat wisata bisa memperhatikan aspek keselamatan, baik bagi pengunjung dan petugas tempat wisata itu sendiri," kata Budi, Rabu (12/06/2019).

Pihaknya mengimbau kepada pengelola wisata yang memiliki spot foto untuk mengecek rutin setiap hari terhadap bangunan yang dipakai untuk spot foto tersebut. Sehingga, spot yang sudah kendor, rapuh atau mengalami hal teknis yang dapat membahayakan pengunjung bisa diperbaiki, agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

"Sudah sewajarnya bila pengelola wisata memperhatikan keselamatan pengunjung, baik wisata alam atau kolam renang. Pengelola harus menyiapkan safety bagi pengunjungnya, menyiapkan petugas yang kompeten, juga menyiapkan tim pemantau/SAR yang siaga setiap saat, terutama pada saat tempat itu ramai pengunjungnya seperti di lebaran tahun ini," jelas Budi.

Ia menyebut peran dinas terkait juga penting. Karena bisa dilihat di tempat-tempat wisata, khususnya di Pamekasan, hampir semuanya tanpa safety, tidak ada petugas yang mengontrol dan siaga pada saat banyak pengunjung.

"Padahal lengah sedikit, pengunjung bisa jatuh ke dalam jurang atau lembah di bawahnya. Atau bila kolam renang atau wisata laut bisa saja pengunjung tenggelam, baik karena faktor eror atau gangguan lainnya," ungkap Budi.

Meski begitu, pihaknya tetap berharap tidak sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di sejumlah objek wisata di Pamekasan.

"Semoga pengelola wisata dapat meningkatkan jaminan keselamatan bagi pengunjung dan petugasnya," harapnya. (Ir/Rif)

TerPopuler