'Saatnya Move On', Buku Pertama Wabup Fauzi untuk Para Pemuda -->


'Saatnya Move On', Buku Pertama Wabup Fauzi untuk Para Pemuda

Minggu, 12 Mei 2019, 7:39 PM
loading...
Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH bersama Ibnu Hajar saat peluncuran buku 'Saatnya Move On (Catatan Seorang Birokrat Muda)' di Taman Potre Koneng Sumenep
Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH bersama Ibnu Hajar saat peluncuran buku 'Saatnya Move On (Catatan Seorang Birokrat Muda)' di Taman Potre Koneng Sumenep. (Foto Ist/E-KABARI)

SUMENEP, E-KABARI.COM - Wakil Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Achmad Fauzi, meluncurkan buku pertamanya berjudul 'Saatnya Move On (Catatan Seorang Birokrat Muda', Minggu sore (12/05/2019).

Peluncuran buku tersebut dilakukan pada kegiatan Panggung Kreasi Anak Negeri yang dikemas Ngobrol Inspirasi (Ngopi) dan Akustikan pekan ke-14 bernuansa Ramadan dengan kegiatan bagi-bagi takjil di area timur Taman Potre Koneng Sumenep.

Fauzi mengaku menulis buku perdananya itu selama menjadi Wakil Bupati sampai saat ini sebagai persembahan untuk para pemuda. Sebab, isinya berupa narasi motivasi agar para pemuda menjadi generasi yang bermanfaat bagi pembangunan di daerah.

“Buku ini sengaja dibuat untuk mengajak para pemuda menjadi generasi bangsa yang siap melanjutkan cita-cita leluhur demi meningkatkan pembangunan daerah,” ungkapnya, di sela-sela peluncuran buku tersebut.

Bagi Wabup Fauzi, menulis buku bukanlah pekerjaan yang mudah, mengingat setiap hari ia selalu sibuk dengan urusan pemerintahan. Namun di sela-sela kesibukannya, ia tetap mencoba untuk menulis dan berhasil menjadi buku pertama dengan menggunakan bahasa yang lugas, sederhana, dan kekinian.

“Bagi saya waktu itu ada tiga, yakni kemarin, hari ini dan besok. Jadi, berbicara tentang waktu bagi saya pribadi dari sisi kesibukan tidak ada waktu untuk menulis. Namun, di sela kesibukan itu mencoba menulis dan berhasil diterbitkan Diva Press,” paparnya.

Tak lupa, Wabup Fauzi menyampaikan terima kasih kepada sejumlah pihak yang telah sudi membantu penerbitan 'Saatnya Move On'. Salah satunya kepada Ibnu Hajar yang telah memberikan epilog di buku perdananya itu.


"Pak Ibnu Hajar adalah guru saya waktu di MAN dan sampai sekarang masih menjadi guru, karena tidak ada mantan guru atau mantan murid. Saya sampaikan terima kasih atas epologinya,” pungkasnya. (RK/Fiq)

TerPopuler