Lapas Kelas IIA Pamekasan Intensifkan Pengawasan Kamar Para Napi -->

Lapas Kelas IIA Pamekasan Intensifkan Pengawasan Kamar Para Napi

Sabtu, 04 Mei 2019, 8:41 PM
loading...
Lapas Pamekasan. (Foto Ist/Bangsa Online)

PAMEKASAN, E-KABARI.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan, Madura, Jawa Timur melakukan penggeledahan kamar para warga binaannya sesuai perintah dari Kepala Lapas Pamekasan M. Hanafi, Sabtu (04/05/2019).

Penggeledahan kamar dilakukan oleh seluruh petugas Lapas dari semua bagian, termasuk bagian Kamtib, dan dibagi dalam tiga kelompok dengan menyisir seluruh kamar hunian atau ruangan para narapidana.

Menurut Kalapas Pamekasan, M. Hanafi, penggeledahan tersebut dilakukan atas imbauan dari Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Hukum dan HAM Jatim dalam rangka menjaga stabilitas keamanan pada Lapas Pamekasan menghadapi bulan Puasa.

"Tujuannya tentu kita ingin agar Lapas steril dari Halinar (handphone, pungutan liar dan Narkoba)," katanya kepada E-KABARI.COM, Sabtu (04/05/2019) malam.

Ada sejumlah barang yang ditemukan dalam penggeledahan kamar para narapidana. Barang tersebut seperti sendok besi, gunting, paku, serta obat-obat yang berasal dari klinik. Meski begitu, tidak ditemukan barang-barang terlarang seperti Narkoba, yang merupakan barang sangat dilarang dalam kawasan lingkungan Lapas.

"Semoga dengan pelaksanaan penggeledahan ini menjadi momentum tetap terjaganya ketertiban dan keamaan pada lingkungan Lapas Pamekasan," ujar Hanafi.

Untuk mewujudkan Lapas damai tanpa gejolak yang mengganggu ketertiban, ia menegaskan bukan hanya tanggung jawab petugas Lapas. Namun, dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tidak menyelundupkan barang-barang terlarang.

Dalam mengelola Lapas, kendala dan kesulitannya tidak jauh berbeda dengan mengelola masyarakat dalam menjalani kehidupannya. Di dalam Lapas dihuni sejumlah manusia dengan segala aturan dan dinamikanya, begitu pula yang terjadi pada kehidupan masyarakat sosial di sebuah perkampungan.

“Saat terjadi ketidaktertiban di dalam Lapas, itu melibatkan semua warga Lapas, termasuk narapidana,” kata Hanafi.

Pria asal Jl Shinhaji, Kelurahan Jungcangcang, Kecamatan Pamekasan itu menjelaskan, ketidaktertiban di dalam Lapas akan berkurang kalau masyarakat dapat mengurangi kejahatan itu sendiri. Karenanya, impian dan harapan terciptanya kedamaian di Lapas Pamekasan harus diwujudkan oleh seluruh elemen di dalam maupun di luar Lapas. (Ir/Fiq)

TerPopuler