Keenakan Sedot Bibir Pacar, Santri Putri di Sumenep Ini Diamankan Satpol PP -->


Keenakan Sedot Bibir Pacar, Santri Putri di Sumenep Ini Diamankan Satpol PP

Selasa, 14 Mei 2019, 7:54 PM
loading...
Pasangan muda-mudi di bawah umur yang diciduk Satpol PP Sumenep saat ciuman di tempat umum siang bolong
Pasangan muda-mudi di bawah umur yang diciduk Satpol PP Sumenep saat ciuman di tempat umum siang bolong. (Foto for E-KABARI)

SUMENEP, E-KABARI.COM - Sepasang muda-mudi di bawah umur tertangkap basah saat saling sedot bibir di Taman Bunga Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur pada pukul 11.30 WIB, Selasa (14/05/2019) siang.

Ironisnya, adegan mesra di tengah terik matahari bulan Puasa itu terpaksa berurusan dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang lagi beroperasi di tempat umum tersebut.

Pasangan yang mabuk asmara itu diketahui bernama AR (16) warga Desa Campaka, Kecamatan Pasongsongan. Sedangkan yang perempuan bernama NA (15) asal Desa Daleman, Kecamatan Ganding yang masih berstatus siswi salah satu sekolah swasta di kecamatan tersebut.

Kepala Bidang Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas) Satpol PP Sumenep, Fajar Santoso menyatakan, adegan tersebut terjadi hingga dua kali sedotan mesra.

“Ciumannya lama banget itu, dua kali malah, lama,” katanya saat di konfirmasi E-KABARI.COM, Selasa (14/05/2019).

Atas perbuatan asusila itu, orang tua keduanya dipanggil untuk di beri pembinaan. Sebab menurut Fajar, setelah pondok libur, penjagaan dan pengawasan anak adalah tanggung jawab orang tua.

“Keduanya masih di bawah umur dan perlu bimbingan orang tuanya. Apalagi yang wanita masih berstatus santri di salah satu pondok di Kecamatan Ganding,” ungkap dia.

Fajar mengungkapkan, dari pengakuan orang tua si perempuan, keduanya memang tunangan. Namun si cowok saat itu dijemput oleh pamannya, karena orang tuanya bekerja di Bali.

“Ada datanya semua di kantor, saya kira tidak usahlah (diekspos, red). Ini kan masih sekolah, masih mondok dan di bawah umur. Nanti kan malu sama tetangganya kalo diekspos, Mas,” ucapnya.

Kabid Trantibumlinmas Satpol PP Sumenep itu berharap, agar orang tua kedua pasangan tersebut menjaga anaknya. Bahkan jika benar sudah bertunangan, ia menyarankan agar dikawinkan saja.

“Saya sudah memberikan pembinaan kepada kedua anak tersebut. Terlebih pada kedua orang tua mereka untuk menjaga agar perbuatan serupa tidak terulang. Jika perlu dikawinkan saja daripada berbuat dosa,” sarannya. (Ras/Fiq)

TerPopuler