Di Kediri, Seorang Suami Tega Gorok Leher Istrinya -->


Di Kediri, Seorang Suami Tega Gorok Leher Istrinya

Senin, 27 Mei 2019, 11:02 PM
loading...
Ilustrasi

KEDIRI, E-KABARI.COM - Ahmad Zaeni (50) warga Desa Nyawangan, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Jawa Timur tega menggorok leher istrinya Endang Widiyawati (41), Senin (27/05/19).

Kasi Humas Polsek Kras Kediri Aipda Didik, membenarkan kejadian tersebut.

"Ya betul ada kasus pembunuhan di wilayah hukum Polsek Kras tepatnya di Desa Nyawangan," terangnya.

Kejadian itu pertama diketahui oleh Sriani (55) kakak korban dan Hartinah (31) adik korban yang sengaja datang ke rumah korban.

Saat tiba di rumah korban, keduanya bertemu Ahmad Zaeini yang pada saat itu terlihat tergesa-gesa keluar dari rumah menggunakan sepeda motor Honda Supra 125 warna hitam.

Ahmad Zaeni mengatakan kepada kedua kerabatnya bahwa pintu rumah dikunci semua, lalu pergi meninggalkannya.

"Ahmad Zaeni langsung pergi saat ditanya kerabatnya dan membuat curiga," terang Didik.

Kedua wanita itu curiga atas gelagat Ahmad Zaeni, lalu keduanya menghubungi Ahmad Basoni (25) keponakan korban dan Jalil (50) tetangga korban.

Mereka berdua minta tolong membuka pintu rumah korban yang kondisi pada saat itu terkunci.

"Para saksi curiga karena korban dipanggil berulang-ulang kali tidak keluar. Kemudian para saksi mendobrak pintu rumah korban," imbuh Didik.

Karena merasa curiga, akhirnya para saksi sepakat untuk masuk ke rumah korban secara paksa dengan mencongkel pintu jendela menggunakan alat seadanya.

Setelah berhasil masuk, para saksi terkejut menemukan korban sudah tergeletak di lantai kamarnya dengan kondisi bersimbah darah dengan luka sobek di lehernya, pakaian acak-acakan, dan setelah dicek korban sudah meninggal dunia.

"Sayatan luka korban di leher akibat benda tajam atau digorok," jelas Aipda Didik.

Petugas kepolisian dari Polsek Kras dan Identifikasi Polres Kediri melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad perempuan nahas itu. Kejadian itupun membuat warga sekitar gempar.

"Jasad korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Kota Kediri untuk dilakukan otopsi," sambungnya.

Masih kata Didik, dari keterangan para saksi maupun keluarga korban, kehidupan rumah tangga korban tidak harmonis dan sering cekcok. Dan pagi hari sebelum kejadian itu terjadi pasangan suami istri itu terlibat pertengkaran.

"Sebelum ditemukan meninggal dunia ada saksi mendengar korban dan suaminya itu bertengkar. Pasangan suami istri itu tidak harmonis," ucapnya.

Kasus pembunuhan itu saat ini masih dalam penyelidikan.

"Barang bukti benda tajam juga belum ditemukan. Saat ini kasus pembunuhan masih dalam penyelidikan, Polres Kediri," pungkas Aipda Didik.

Sumber: SuaraJatimPost.com

TerPopuler