Ageng, Bocah Yatim Penderita Kanker Getah Bening di Pamekasan Butuh Uluran Tangan Dermawan -->


Ageng, Bocah Yatim Penderita Kanker Getah Bening di Pamekasan Butuh Uluran Tangan Dermawan

Kamis, 21 Maret 2019, 11:15 AM
loading...
Ageng Pangestu, bocah penderita Kanker Getah Bening di Pamekasan bersama ibunya saat ditemui relawan di rumahnya
Ageng Pangestu, bocah penderita Kanker Getah Bening di Pamekasan bersama ibunya saat ditemui relawan di rumahnya. (Foto Ir/E-KABARI)

PAMEKASAN, E-KABARI.COM - Nasib memprihatinkan dialami Ageng Pangestu (7), seorang yatim yang duduk di bangku Kelas I di salah satu sekolah dasar yang ada di Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Saat ini, ia sedang menderita penyakit Kanker Getah Bening ganas dan harus wira-wiri untuk melakukan kemoterapi, pengobatan lanjutan pasca operasi pada Slasa (19/03/2019) lalu.

Penyakit kanker getah bening yang diderita Ageng ini diketahui mulai muncul sejak sekitar satu tahun lalu. Sejak itu pula ia harus menjalani dua kali operasi, dan sampai saat ini harus bolak-balik melakukan kemoterapi di salah satu rumah sakit Surabaya setiap sepuluh hari sekali.

Sementara itu, sejak berumur 3 tahun Ageng menjadi yatim dan hanya hidup dengan ibu dan kakaknya di Dusun Jambul, Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Pamekasan.

Artini, ibu Ageng menceritakan kepada Irma, relawan yang datang ke rumahnya bahwa kehidupan Ageng memang memilukan sejak ia masih kecil.

"Ageng sejak berusia 3 tahun bapaknya sudah meninggal, dan saya hanya punya warung kecil untuk menghidupi anak-anak saya. Saat ini warung saya sudah kosong, gak ada bahan yang mau saya jual, semua modal habis buat biaya wira-wiri Ageng berobat," ungkapnya melas, Kamis (21/03/2019).

Kepada Irma, Artini mengaku kebingungan untuk biaya pengobatan Ageng. Sebab, dia sudah tidak punya apa-apa lagi setelah warungnya terpaksa tutup.

"Semoga saja ada orang dermawan atau pihak terkait yang sudi membantu kami," harapnya.

Mendengar keluhan Artini, Irma sebagai relawan mengatakan dirinya akan berupaya membantu mencarikan donatur atau dermawan untum Ageng ini. Ia merasa kasihan anak sekecil itu sudah menderita penyakit yang cukup ganas.

"InsyaAllah saya akan mencoba dan berusaha mencarikan bantuan, agar supaya kesusahan yang dialami ibu Artini dan Ageng bisa sedikit terbantu. Semoga saja nanti ada dermawan ataupun donatur yang bersedia membantu. Apalagi jika mengingat bahwa Ageng ini yatim," ujarnya. (Ir/Fiq)

TerPopuler