Di Kota Ini, Siswa Bolos Langsung Terdeteksi di HP Orang Tua -->

Di Kota Ini, Siswa Bolos Langsung Terdeteksi di HP Orang Tua

Kamis, 29 November 2018, 10:57 PM
loading...
Absen Online. (Foto Ist/Murianews)

PEKALONGAN, E-KABARI.COM - Tingkat kenakalan remaja yang semakin tinggi membuat orang tua pusing dan khawatir dengan masa depan pendidikan anak-anaknya. Pasalnya, siswa punya kecenderungan untuk bolos sekolah dan berbohong pada orang tuanya.

Namun, kini ada aplikasi yang diciptakan khusus untuk memantau kehadiran anak di sekolah. Aplikasi ini akan memberi notifikasi kepada orang tua, jika anaknya sudah masuk atau pulang sekolah langsung melalui HP orang tua.

Dengan aplikasi ini orang tua juga bisa mengetahui jika anaknya ternyata bolos sekolah. Aplikasi ini bernama E-Presensi, yang diciptakan tiga warga Kota Pekalongan. Mereka yakni Cahyono, Achmad Izzudin dan Arif Budi Wicaksono.

Aplikasi ini disebut Cahyono, telah diterapkan di SMP Islam Pekalongan. Dan ke depan akan diterapkan pula di SMAN 1 dan SMAN 2 Pekalongan.

Menurut dia, notifikasi yang diterima di HP orang tua melalui aplikasi ini tak berbayar, alias tak memotong pulsa telepon. Asalkan, HP tersebut tersambung dengan koneksi internet.

”Aplikasi ini bisa diinstal di HP. Jadi orang tua dengan mudah akan mendapatkan notifikasi kehadiran siswa tanpa biaya,” kata Cahyono.

Ia mengatakan, aplikasi ini juga telah menyabet juara dalam lomba inovasi. Tujuan utama membuat aplikasi ini menurutnya, selain untuk meningkatkan absensi atau kehadiran siswa di sekolah, juga untuk menekan kecemasan orang tua jika anaknya bolos.

Cahyono menjelaskan, aplikasi E-Presensi memantau kehadiran siswa di sekolah baik masuk maupun pulang sekolah. Pantauan ini diberikan melalui notifikasi ke para orang tua.

Cahyono menyampaikan bahwa untuk notifikasi aplikasi tersebut tidak membutuhkan biaya seperti pesan singkat atau SMS, karena menggunakan koneksi internet. Selama HP terkoneksi internet, notifikasi akan masuk.

“Notifikasi akan langsung dikirimkan ke HP orang tua saat itu juga setelah anak melakukan finger print,” papar Cahyono.

Dikatakan Cahyono melalui aplikasi E-Presensi ini orang tua akan tau kapan anak masuk atau pulang. Sistemnya melakukan finger print di sekolah yang sudah dikoneksikan dengan web servis. Kemudian web servis diolah untuk memberikan notifikasi ke orang tua.

“Ini real time untuk deteksi waktunya. Jadi orang tua tidak perlu mengecek ke sekolah dan tidak khawatir anak tidak masuk sekolah tanpa alasan,” tutur Cahyono.

Aplikasi ini dapat diterapkan di sekolah-sekolah dengan dukungan alat finger print dan koneksi internet.

“Ini masih dalam bentuk prototipe yang diaplikasikan di SMP Islam. Ke depannya akan diaplikasikan di SMAN 1 dan SMAN 2 Pekalongan,” terangnya.

Ia berharap Dinas Kominfo dan Dinas Pendidikan Kota Pekalongan memfasilitasi agar aplikasi ini bisa diterapkan di seluruh sekolah yang ada di Pekalongan. Pasalnya, aplikasi ini sangat membantu, baik untuk pihak sekolah maupun orang tua.


Sumber: Murianews

TerPopuler