Datangkan Tim Penyelam dari Surabaya, Polres Sumenep Temukan Satu Korban Tenggelam di Dam Air Asta Katandur -->

Datangkan Tim Penyelam dari Surabaya, Polres Sumenep Temukan Satu Korban Tenggelam di Dam Air Asta Katandur

Senin, 12 Maret 2018, 12:26 PM
loading...
Dam Air Asta Katandur, Bangkal, Sumenep, TKP tenggelamnya Salim dan Fikri. [Foto for E-KABARI]

E-KABARI.COM, SUMENEP – Satu korban yang hilang tenggelam di Dam Air Asta Katandur, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berhasil ditemukan petugas, Senin (12/03/18) pagi.

Menurut Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Abd Mukid, pemuda Desa Pamolokan, Kecamatan Kota, bernama Salim (20) itu, ditemukan tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

"Korban sudah ditemukan sekitar jam 09.15 tadi," terang Mukid.


Petugas menemukan Salim sekitar 100 meter dari Dam Air Asta Katandur, tempat ia bersama Fikri (17) terseret arus deras sungai, Minggu (11/03) kemarin.

"Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal, dan jenazah korban sudah dievakuasi ke ruang mayat RSUD dr H Moh Anwar Sumenep," kata Mukid, menjelaskan.

Sementara itu, Wakapolres Sumenep, Kompol Sutarno mengatakan, pihaknya dibantu tim penyelam dari Surabaya dalam pencarian Salim.

"Selain dibantu TNI, BNPB, Basarnas dan masyarakat sekitar, kita juga mendatangkan tim penyelam dari Surabaya," terangnya.

Sebagaimana disebutkan Mukid, Sutarno juga menyatakan Salim ditemukan tidak jauh dari TKP saat terseret derasnya arus sungai.

"Korban tersangkut di semak-semak," kata Sutarno.

Setelah dilakukan pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda–tanda adanya perlakuan kekerasan pada tubuh Salim. Sehingga, penyebab kematian korban murni karena tenggelam akibat terseret arus deras sungai.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Salim dan Fikri diketahui tenggelam di Dam Air Asta Katandur, Minggu (11/03) kemarin.

Peristiwa naas tersebut menimpa  keduanya setelah melakukan aktivitas minum minuman keras (miras) oplosan di bekas mushalla pinggir Dam bersama dua temannya, yakni Roni dan Danil.

Pada pencarian kemarin, petugas hanya berhasil menemukan Fikri dalam keadaan meninggal sekira 1,5 meter di aliran sungai Desa Kacongan.

Sedangkan Salim, baru ditemukan hari ini setelah penyisiran terus dilakukan oleh petugas gabungan.

Reporter: Arif A. | Editor: Raka

TerPopuler