Manfaatkan DBHCHT 2021, RSUD Moh Anwar Sumenep Lengkapi Sarana Pelayanan Kesehatan -->


Manfaatkan DBHCHT 2021, RSUD Moh Anwar Sumenep Lengkapi Sarana Pelayanan Kesehatan

Jumat, 08 Oktober 2021, 7:21 AM
loading...
RSUD Sumenep
Salah satu mobil ambulans milik RSUD dr H Moh Anwar Sumenep sedang terparkir di depan ruang Puspa-RS. (Foto IST/E-KABARI)


SUMENEP, E-KABARI.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H Moh Anwar Kabupaten Sumenep memanfaatkan kucuran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2021 untuk melengkapi sarana pelayanan kesehatan.


RSUD pelat merah itu mendapatkan alokasi dana dari Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui DBHCHT tahun 2021 sebesar sebesar Rp 4,1 miliar (Rp 4.120.000.000,-).


Direktur RSUD dr Moh Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes menjelaskan, dana Rp 4,1 miliar itu akan dimanfaatkan untuk penyediaan supporting daya berupa pengadaan UPS (Uninterruptible Power Supply) sebesar Rp 2 miliar, dan mobil ambulans Rp 980 juta.


“Kemudian untuk penyediaan media operasi atau peralatan operasi (alat kedokteran bedah) Rp 640 juta, termasuk Rp 500 juta untuk pengadaan hepafilter,” kata dr Erliyati, Rabu (29/9/2021) lalu.


Ketersediaan UPS di rumah sakit, menurut mantan Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Sumenep itu, sangat penting.


Sebab, dalam momen emergensi, semisal di ruang operasi maupun ruang yang membutuhkan daya listrik stabil, ketersediaan UPS tidak bisa dihindari.


“UPS ini sangat penting. Misal pun terjadi gangguan (mati) daya, akan disupport dengan UPS. Jadi akan tetep stabil, karena bisa bertahan sekitar 30 menit,” jelas dr Erli.


Sementara untuk penambahan mobil ambulans, dinilai tidak kalah pentingnya, karena sangat dibutuhkan ketika ada pasien yang butuh untuk rujukan.


“Saat ini kita ada 3 mobil ambulans, kemudian dari DBHCHT kita anggarkan 1 unit ambulans emergensi, yang di dalamnya terdapat peralatan lengkap emergensi untuk memastikan pasien yang dibawa terkontrol dengan baik,” tutur dr Erli.


Begitu juga dengan pengadaan peralatan operasi, tentu sangat dibutuhkan untuk membantu kelancaran tindakan, termasuk ada meja tindakan kemoterapi.


"Kemudian pengadaan hepafilter, itu berfungsi untuk menyaring udara, penting di saat pandemi ini, udara di ruang perawatan disaring menggunakan alat itu,” imbuh dr Erli.


Pihaknya menargetkan pengadaan sarana prasarana pelayanan kesehatan dari DBHCHT tersebut sudah dapat dinikmati masyarakat Sumenep sebelum tutup tahun 2021.


“Sudah kita proses, kami berharap tidak sampai akhir tahun sudah bisa dimanfaatkan masyarakat Sumenep,” tandas dr Erli. (*/Fiq)

TerPopuler