Persoalan Sosial dan Kesehatan Jadi Fokus H. Sami'oeddin pada Reses II -->


Persoalan Sosial dan Kesehatan Jadi Fokus H. Sami'oeddin pada Reses II

Rabu, 18 Maret 2020, 6:32 PM
loading...
Persoalan Sosial dan Kesehatan Jadi Fokus H. Sami'oeddin pada Reses II
Anggota DPRD Sumenep, H. Sami'oeddin saat Reses II di Desa Aeng Merah, Kecamatan Batuputih, Rabu (18/03/2020). (Foto for E-KABARI)

SUMENEP,  E-KABARI.COM – Persolaan sosial dan pelayanan kesehatan jadi fokus anggota DPRD Sumenep dari Fraksi PKB, H. Sami’oeddin pada Reses II Masa Sidang Tahun 2019-2020.

Legislator asal Dapil V itu menggelar Serap Aspirasi atau Reses di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Desa Aeng Merah, Kecamatan Batuputih, Rabu (18/03/2020).

Pada Reses II kali ini, H. Sami'oeddin fokus pada persoalan sosial seperti soal bantuan sembako dan pelayanan kesehatan, setelah sebelumnya fokus pada bidang pendidikan di Reses I.

Menurut H. Sami', pangilan akrabnya, reses merupakan kegiatan wajib yang harus dilaksanakan oleh DPRD di Dapil masing-masing guna menerima seluruh aspirasi masyarakat.

“Melalui reses ini, masyarakat bisa menyampaikan langsung kepada saya berbagai persoalan atau pun keluh kesah, mereka secara terbuka,” katanya, Rabu (18/03/2020) sore.

Soal kesehatan, H. Sami' tak lupa mengajak warga agar tidak panik terkait wabah virus Corona (Covid-19) yang memang menjadi persoalan global.

Menurut dia, virus Corona itu sudah ada sejak zaman Rasulullah. Hanya saja sekarang lebih heboh karena pengaruh media begitu besar hingga sekolah ikut diliburkan.

“Inilah yang menjadi persoalan tersendiri,” ungkapnya.

Tak sekadar menenangkan warga, politisi PKB itu juga mengajak warga memperbanyak baca shalawat guna menghindari penyakit Covid-19, selain tentu harus menerapkan pola hidup sehat dan bersih.

“Oleh sebab itu, saya mengajak masyarakat untuk tingkatkan keimanan dan kebersihan,” ujar H. Sami'.

Sementara guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ia meminta agar mereka membentuk kelompok usaha yang nantinya bisa difasilitasi dari sisi pendanaan.

Karena untuk mengajukan berbagai program, harus melalui kelompok usaha, yang nantinya bisa dikelola untuk kesejahteraan bersama.

“Program akan terealisasi nanti tahun 2022, sebab kalau tahun ini saya tidak punya program. Sekarang itu punya DPRD yang lalu, saya hanya menjaganya,” pungkas H. Sami'. (RK/Fiq/*)

TerPopuler