Pertanyakan Pembangunan Pasar Lenteng, GMNI Kembali Geruduk DPRD Sumenep -->


Pertanyakan Pembangunan Pasar Lenteng, GMNI Kembali Geruduk DPRD Sumenep

Selasa, 28 Mei 2019, 3:59 PM
loading...
GMNI saat demo di depan Gedung DPRD Sumenep. (Foto Ras/E-KABARI)

SUMENEP, E-KABARI.COM - Sejumlah Mahasiswa yang mengatasnamakan diri sebagai Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sumenep kembali kepung kantor DPRD Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kedatangan mahasiswa tersebut, meminta DPRD Sumenep untuk tidak tutup mata terhadap pembangunan Pasar Lenteng yang tak kunjung selesai.

Ketua DPC GMNI Sumenep, Maskiyatun menjelaskan, pihaknya sudah 6 kali mengawal persoalan Pasar Lenteng itu. Akan tetapi, hingga detik ini tidak ada kejelasan akan janji yang diucapkan Bupati Sumenep dan dinas terkait.

"Audiensi pada 9 Oktober 2019 kemarin, di mana kami dipertemukan dengan Bupati Sumenep, Disperindag Sumenep, Bapedda Sumenep dan Kepala UPT Pasar, hasilnya berjanji Pasar Lenteng akan segera diselesaikan. Akan tetapi sampai detik ini tak ada kejelasan," teriak Maskiyatun dalam orasinya, Selasa (28/05/2019).

Karena itu, GMNI Sumenep menilai DPRD Sumenep hanya jadi pelengkap penderitaan rakyat. Sebab, mereka dianggap tak bisa mengawal persoalan yang telah disuarakan rakyat kepada wakilnya di parlemen.

"Tolong Pak Dewan jangan diam. Kenapa kalian hanya jadi nambah beban bagi masyarakat?" teriak Maskiyatun.

Kemudian, pihaknya menuntut para wakil rakyat Sumenep untuk segera bertindak. Dewan diminta mengawal kelanjutan pembangunan Pasar Lenteng agar pedagang tak dirugikan.

"Kami menuntut kepada DPRD Sumenep untuk mendesak Disperindag agar segera melanjutkan renovasi Pasar Lenteng dengan cara apapun. Sebab para pedagang selama ini berharap untuk segera tuntas, tapi nyatanya mangkrak,” jelas Maskiyatun.

Menurutnya, DPRD Sumenep tidak boleh diam atas persoalan pembangunan Pasar Lenteng. Para wakil rakyat di parlemen harus melakukan kontrol pada penataan dan relokasi pedagang di pasar itu sampai selesai.

“Karena pendapatan para pedagang semakin menurun (rugi, red) semenjak direnovasinya Pasar Lenteng yang sampai saat belum selesai,” ujar Ketua DPC GMNI Sumenep itu, lagi.

Sekian lama menyampaikan aspirasi, para pendemo itu belum juga ditemui oleh satupun dari anggota DPRD Sumenep. Hingga akhirnya mereka membubarkan diri dengan tertib. (Ras/Rif/Fiq)

TerPopuler