Menghadiri JJS dan Pameran di Guluk-Guluk, Bupati Sumenep Disambut Demo -->


Menghadiri JJS dan Pameran di Guluk-Guluk, Bupati Sumenep Disambut Demo

Jumat, 14 Desember 2018, 5:31 PM
loading...

SUMENEP, E-KABARI.COM - Puluhan pemuda yang tergabung dalam Komunitas Pemuda Anti Korupsi (Kompak) Sumenep, Madura, Jawa Timur gelar aksi di Lapangan Kemisan, Kecamatan Guluk-Guluk.

Sambutan hangat itu disajikan dalam rangka kedatangan orang nomor satu di Sumenep untuk menghadiri kegiatan JJS dan Pameran Pembangunan yang diadakan oleh Kecamatan Guluk-Guluk, Jumat (14/12/2018).

Mereka mau menagih janji yang selalu terucap sebelum Bupati A. Busyro Karim dan Wabup Achmad Fauzi memenangkan pemilihan di tahun 2015 lalu.

Moh. Faiq, salah satu pemuda Kompak dalam orasinya mengatakan rezim saat ini bisa disebut rezim dusta. Sehingga, pihaknya meminta Bupati Sumenep undur diri ketika hanya menyengsarakan rakyat.

"Bupati bangsat..!!! Bangun Desa dan Tata Kota hanya bertujuan meraup kemenangan di kontestasi di pemilu 2015 yang lalu. Masyarakat sekarang putus harapan, keinginan untuk mendapatkan infrastruktur yang layak kayanya tidak akan terwujud," teriaknya.

"Contoh konkritnya ke selatan pondok, khususnya wilayah Congapan RT 003 RW 003 Desa Guluk-Guluk yang menuju wilayah perbatasan antara Kecamatan Guluk-Guluk dan Kecamatan Pragaan," imbuh Faiq.

Pemuda yang akrab dipanggil Sinuby itu menyampaikan tuntutannya saat aksi karena menurutnya, beberapa kali mengadakan demo atau audiensi sangat sulit untuk bertemu langsung dengan Bupati Busyro.

"Dan tuntutan kita kali ini, yang pertama, mengutuk keras terhadap rezim dusta karena tidak pernah menepati janji-janjinya. Yang kedua, kami menuntut supaya pembangunan menjadi prioritas utama demi peningkatan ekonomi masyarakat desa serta pengawasan terhadap kucuran ADD/DD. Ketiga, meminta supaya tata kelola ruang kota dipandang ulang agar tercipta kota asri dan tidak banjir," urai Faiq.

Namun alangkah kecewanya para peserta aksi, sebab ketika Bupati Sumenep menemui mereka hanya berucap kata 'iya iya iya'. Sehingga sampai saat ini para oemuda Kompak Sumenep itu mengaku masih menafsirkan jawaban Bupati Busyro Karim.

Karena itu, Faiq menegaskan jika dalam jangka waktu dekat tidak ada tindak lanjut dari pemerintah setempat, maka Kompak Sumenep akan melakukan aksi susulan dengan massa yang lebih besar. (Ras/Rif)

TerPopuler